Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Terminal itu memiliki aura kemewahan dan kenyamanan, sejalan dengan gaya hidup para tokoh kaya yang sering kali terlibat dalam kegiatan bisnis dan perjalanan mewah. Di dalam terminal, atmosfer khusus itu semakin terasa. Lisa melihat sekelilingnya, menyesap kesan elegan dari desain interior yang megah. Kursi-kursi empuk dan hiasan-hiasan seni modern membuatnya merasa seakan berada di dunia lain, jauh dari kehidupan sehari-hari yang penuh drama dan kegelisahan.
1042.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as kursi santai teras depan
Show Reviews (25)
Read
+Library
Sophia Setiawan
cerita yang luar biasa serta akhir yg bahagia dan selalu menginspirasi.. makasih kak Indy karya karyamu selalu the Best. dan selalu menunggu karya karyamu selanjutnya. tetap sehat, semangat dan selalu bahagia..
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Read All Reviews
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

ucap wanita itu mempersiapkan diriku masuk ke dalam. "Saya tunggu di luar saja,Bu, terima kasih." Aku melangkah mendekati kursi yang berjejer di teras depan. Perlahan ku jatuhkan bobotku di atas kursi yang terbuat dari kayu jati asli ini.
10130.3K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as kursi santai teras depan
Read
+Library
Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Kumenemukanmu

Kiyai itu membuka pintu pagar besi yang menjadi pembatas antara jalan raya dengan halaman rumah yang akan kami sewa. Sebuah kursi kayu panjang bertengger di teras rumah. Kursi yang tepat menghadap ke arah taman kecil yang ada di sudut halaman itu. Juga ada sebuah meja kayu kecil yang ada di sudut teras. Sepertinya teras ini terbiasa digunakan untuk menerima tamu.
1028.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as kursi santai teras depan
Read
+Library
Rahasia Panas Cinta Terlarang

Rahasia Panas Cinta Terlarang

Raut wajah santri putra dan putri menunjukkan keseriusan dalam persiapan yang akan berlangsung sepanjang hari hingga malam nanti. Di halaman depan, terlihat para santri putra mengangkat meja-meja kayu besar ke bawah tenda yang baru saja selesai dipasang. Kursi-kursi mulai diatur rapi untuk menyambut para tamu yang terdiri dari orang tua santri, alumni, dan tokoh masyarakat sekitar. "Ziyad, sini bantu angkat kursi yang masih di gudang," panggil Hamzah yang sedang sibuk mengatur kursi.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as kursi santai teras depan
Read
+Library
Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Sherina kembali ke kelas untuk mengikuti ujian selanjutnya. Di kampus ini dia masih bersyukur karena dosen-dosen berpikir secara netral. Sehingga mereka memberikan berbagai macam toleransi untuk Sherina. Terima tidak duduk di kursi yang tadi karena semua kursi di bagian depan sudah penuh dan ada satu kursi yang sengaja disisihkan dari yang lainnya dan posisi kursi itu berada tepat di paling belakang. Karena itu Sherina pun duduk di sana.
1066.9K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as kursi santai teras depan
Read
+Library
Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian

Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian

"Kenapa harus begitu? Kenapa kamu yang duduk di depan dan aku yang di belakang?" Tasya menjawab dengan nada manis, "Nona Yuvi, dalam etika bisnis, kursi belakang justru posisi paling terhormat. Aku ingin memberikan posisi paling terhormat itu untukmu." Alasannya terdengar rapi dan tak terbantahkan. Yuvi menolak, "Maaf, aku nggak terima. Aku mau duduk di depan."
7.71.3M viewsOngoingAdded to Library 51.8K Times as kursi santai teras depan
Show Reviews (243)
Read
+Library
Weneedta
Hai ... Mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku. Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

“Terasnya kecil, Sas. Sebentar lagi bakalan ketimpa cahaya matahari hlo. Panas banget. Itulah kenapa aku taruh krei di sana, biar sinar matahari gak langsung masuk ke dalam rumah. Widya langsung menurunkan gulungan tirai bambu yang dipasang persis di depan teras mungil itu. Sassy tak punya pilihan. Entah karena teras itu kecil, atau karena siraman cahaya matahari, membuat tuan rumah tidak meletakkan satupun bangku untuk duduk di teras. Jadi dia hanya bisa masuk ke dalam. Beruntung si gadis kecil sudah tidak ada lagi. Ruang tamu mungil itu sebenarnya sudah ditata dengan apik. Hanya saja, beberapa pernik mainan anak terserak di sana-sini menimbulkan kesan berantakan dan kacau.
103.0K viewsOn holdAdded to Library 97 Times as kursi santai teras depan
Read
+Library
Takdir Cinta Khairunnisa

Takdir Cinta Khairunnisa

Namun, lama-lama terbiasa, menganggap sebagai olah raga pagi. Sesuai yang Yu Girah ajarkan waktu itu, aku dianjurkan mengepel lantai teras terlebih dahulu, lalu mundur melewati sepasang pintu kayu jati dengan ukiran yang sangat artistik. Kemudian masuk ke ruang tamu. Ada dua stel kursi tamu di ruang ini, dengan dua bufet dari kayu yang ditempatkan berhadapan di samping kanan dan kiri ruangan, menempel dinding rumah.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as kursi santai teras depan
Read
+Library
Callista: Bukan Sugar Baby Biasa

Callista: Bukan Sugar Baby Biasa

Kayu untuk meja dan kursi, serta tegel marmer berwarna alami. Di bagian luar lebih indah lagi. Ada sofa rotan dengan meja senada berjejer di daerah teras yang terbagi dua. Sebelah kanan untuk yang smooking dan sebelah kiri untuk yang tidak, dan mereka digiring ke meja paling sudut. "Silakan menunya, Kak. Kalau sudah siap memesan boleh panggil Fika ya." Pramusaji tadi menunjuk dirinya sendiri dengan sopan, sebelum pergi.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as kursi santai teras depan
Read
+Library
Kepentok Cinta Mas Bian

Kepentok Cinta Mas Bian

"Mas Kenan? Ada apa mas cari kami?" "Nggak pa pa, boleh gabung kan?" kebetulan masih ada kursi kosong di samping Tere tepat. Seharusnya jarak kursi itu tadi lebih jauh tapi karena Tere menggeser kursinya jadi terlihat lebih dekat dan sekarang aku yang berada paling jauh.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as kursi santai teras depan
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status