Sang Mempelai Pengganti
Bayu bernyanyi sambil menunjuk pipiku.
Aku tertawa terbahak-bahak. Ini adalah Bayu yang berbeda, Bayu yang santai, yang humoris, dan yang sangat menyenangkan. Aku tidak pernah tahu bahwa dia bisa begitu playful.
“Mas, kamu itu bukannya eksekutif, tapi lebih cocok jadi vokalis band kafe. Suaramu bagus lho,” komentarku, masih tertawa.
“Aku sudah pernah mencoba menjadi vokalis kafe, Andin. Tapi setelah aku lihat, aku lebih sukses menjadi suami yang menggodamu,” balasnya, menyeringai.
Hot Chapters