Katamu Uang Tak Kenal Saudara
Perawat itu menyarankan aku untuk menemani Yazid.
Yazid diam. "Nang, kamu bisa dengar Mama, Nang? Ini Mama, Le. Yazid kuat, ya! Yazid anak Mama. Jangan nyerah sayang." Air mataku menetes membasahi tempat tidur Yazid.
"Yaa Nabii salam 'alaikaa, Ya rosul salam salam 'alaika, ya habib salam 'alaika, sholawattulloh 'alaika," Aku bersholawat untuk Yazid. Sholawat yang selalu membuat Yazid tenang jika sedang rewel. "Nang, Yazid, sembuh ya, Le! Nanti Mama buatin among-among kalau Yazid sembuh." Kuajak berdialog buah hatiku yang kini tergolek tak berdaya. Kucium tangan mungilnya yang tak diinfus.
Hot Chapters