Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAKDIR CINTA NESSA

TAKDIR CINTA NESSA

Dinding berlapis wallpaper putih keabu-abuan dan lantai marmer mengilap membuat kesan mewah. “Kamar Tuan dan Nyonya berada di lantai empat,” lanjut Pak Rudi, tetap menjaga nada tenang dalam ucapannya. “Lantai dua digunakan sebagai ruang olahraga: ada ruang gym, ruang yoga, dan ruang pillates. Sementara lantai satu berisi ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur utama, kamar tamu, serta kamar staf.”
899 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai lantai licin
Baca
+Pustaka
Maaf, Aku Bukan Wanita Lemah

Maaf, Aku Bukan Wanita Lemah

Dia mengambil sapu dan menyapu seluruh sudut rumah, tapi sayang saat akan mengepel lantai dia tidak menemukan cairan pembersih lantai, sebenarnya bisa saja dia hanya menggunakan air saja toh setiap hari petugas kebersihan apartemen sudah membersihkannya, tapi dia ingat kemarin malam tanpa sengaja menumpahkan minyak goreng sisa, dan tentu saja tidak akan bersih hanya dengan air saja maka dia mengambil sabun cuci piring. “Semoga saja noda minyaknya langsung kesat juga di lantai seperti iklannya,” gumam Laras yang langsung menuang sedikit cairan itu dan mulai mengepel. “Apa yang kamu lakukan?” Laras langsung terlonjak kaget dan sialnya dia malah menginjak bagian lantai yang basah dan licin , di
8.9373.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.6K kali sebagai lantai licin
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
kenzieamirella
Ujung²nya balikan jg dg Pandu setelah di ceraikan, dihina hy karena Sekar berselingkuh, Pandu kembali mendekati Alisya..Coba kl Sekar tdk selingkuh? Alisya contoh wanita tdk py pendirian, trll termakan cinta..Cinta boleh, goblok jangan..
Baca Semua Ulasan
Istri Yang Kau Buang, Kini Jadi Nyonya Besar

Istri Yang Kau Buang, Kini Jadi Nyonya Besar

komentar Araska, matanya langsung menangkap inti masalah hanya dalam sekali lihat. Zayyan mengangguk cepat, rasa penasarannya sebagai calon ilmuwan langsung terpancing. "Iya, Pa! Kalau di laboratorium sekolah, lantai semennya kan matte, tidak memantulkan cahaya. Tapi di lantai keramik rumah kita, sensornya bingung."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai lantai licin
Baca
+Pustaka
SUAMI PENGGANTI Untuk Wanita Islami

SUAMI PENGGANTI Untuk Wanita Islami

Seakan kehangatan dan kasih sayang, hanya sebatas fatamorgana yang semu. “Hati-hati, Nyonya Muda.” Dengan sigap, Santi menahan tubuh Ameera yang hampir tersandung ujung gamis menjuntai yang dikenakan. Kebetulan, seluruh lantai di mansion dibersihkan hingga mengkilap, di mana jika tidak berhati-hati bisa membuat siapa pun yang berjalan di atasnya tergelincir, karena licin. “Terima kasih, Santi,” ucap Ameera dengan suara lembut. “Aku tidak apa-apa.”
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai lantai licin
Baca
+Pustaka
Tawanan Mafia

Tawanan Mafia

Salah satu kakinya dipasangi rantai sehingga meskipun pintu terbuka lebar, ia tidak akan bisa melarikan diri. Ruangan yang saat ini dia tempati jauh lebih layak dari sebelumnya. Lantai yang ia pijak bukan lagi lantai semen yang sudah rusak dan banyak ditumbuhi lumut. Melainkan lantai marmer yang berharga jutaan.
1018.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 521 kali sebagai lantai licin
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Pelakor

Hasrat Terlarang Sang Pelakor

Ia melakukannya dengan sangat lembut, seolah Sri adalah porselen retak yang akan hancur jika disentuh kasar. Setelah merasa lebih baik, Sri hendak bangkit menuju kamar mandi untuk merapikan riasannya yang sedikit luntur. Namun, lantai kamar mandi yang licin akibat sisa uap air membuat kakinya tergelincir. "Aaahh!" Sri memejamkan mata, bersiap merasakan hantaman lantai marmer yang keras.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai lantai licin
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak Iblis

Melahirkan Anak Iblis

Farissa bertanya bingung karena melihat Marissa hanya terdiam. "Eh, tidak apa-apa." Marissa melanjutkan langkahnya lagi. Saat Marissa melewati para mahluk halus itu, anehnya mereka semua menunduk. Mereka seperti takut terhadap Marissa dan Farissa. Marissa dan Farissa terperangah. Mereka terkejut melihat keadaan lantai dua yang sangat jauh berbeda dengan lantai satu. Di lantai dua, lantainya berkeramik warna emas. Lampu-lampunya pun berwarna putih dan emas.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai lantai licin
Baca
+Pustaka
LEPASKAN AKU, TUAN NOAH!

LEPASKAN AKU, TUAN NOAH!

Prang! "Aduh! Maaf, tangan saya licin. Saya tidak sengaja," ucap Yunita dengan nada yang sangat tidak tulus, bahkan cenderung mengejek. Ia berdiri tegak, menatap Icha dari ujung rambut hingga ujung kaki dengan pandangan merendahkan. "Lantai ini baru saja dipel dengan cairan pembersih mahal, Nona Icha. Tolong jangan melangkah sembarangan. Bau keringat dan debu dari paviliun itu susah hilangnya kalau sudah menempel di marmer ini."
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai lantai licin
Baca
+Pustaka
Pelayan Cantik dalam Cengkraman Sang Mafia

Pelayan Cantik dalam Cengkraman Sang Mafia

Interior bangunan ini sungguh luar biasa mewah, tidak kalah dari penampilannya di luar. Langit-langitnya tinggi dan luas, dengan lampu gantung kristal yang elegan menggantung dengan gemerlap, memancarkan cahaya lembut yang memantul dari lantai marmer yang berkilau. Lantai tersebut berwarna abu-abu gelap dengan pola yang rumit, dan setiap langkah Casey menginjakkan kakinya di atasnya membuatnya merasa seolah melangkah di atas permata.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai lantai licin
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

“Tapi aku yang bikin dia pergi. Coba tadi kalau aku hati-hati. Coba kalau aku jalannya pelan jadi aku bisa tahu kalau lantainya licin dan nggak bakal kepeleset.” “Apa? Lantainya licin?” “Tadi banyak sabun cair di lantai. Aku nggak tahu kenapa bisa tumpah sabunnya.” Zoia menjelaskan dengan batin pilu di sela-sela isak yang belum berhenti.
9.728.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 918 kali sebagai lantai licin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status