Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Kasus sudah berakhir. Itu artinya keduanya tidak bisa bertemu lagi. Artha meletakkan kedua tangannya di meja kursi pengacara. Tatapannya melintasi kerumunan orang-orang dan memandang Aulia yang bangkit, lalu pergi .... Artha membuka bibirnya dan ingin berteriak pada sosok yang menjauh itu. "Aulia, ini pertemuan terakhir kita. Mari berpamitan sekali lagi." Akan tetapi, Artha tidak bisa mengeluarkan suara ....
9.5954.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.0K kali sebagai last meet artinya
Tampilkan Ulasan (255)
Baca
+Pustaka
Novelia222
1.077 kenapa makin kesini JIHAN makin lembek thor, masa mau menyerahkan Wina ke IVAN demi kebahagiaan IVAN gila lu ndro ga masuk akal!!! penuh kasih sih sih blh tapi tegas itu karakter, jls Wina ssh payah di dapatkan dan juga WINA sendiri yg memilih Jihan, bahkan pria lemah aja akan menjaga ISTRINYA
Indah sabiq Sabiq indah
Ga mungkin peran utamanya Jihan meninggal... coba scroll deh, dulu pernah baca komenan ada yang bilang, Wina akan punya anak 2, atau 3 dari Jihan, dan Jihan pun akan tegas ke anak2nya... Ga mungkin lah Jihan nya Mati, gara2 Pembedahan Otak, bakalan End ini novel.. logika di Medan Hitam ada Winata
Baca Semua Ulasan
Sang Luna Terakhir

Sang Luna Terakhir

sangat keras, dan kemudian mendapat tepuk tangan hormat dan maklum dari para penonton, dan ibunya terdengar mengatakan, "Lain kali kau akan berhasil, sayang!" Usai babak kedua, River masih memimpin. Tidak ada yang mengalahkan lemparan delapan puluh tiga meter-nya, bahkan dirinya sendiri. Lemparan keduanya sedikit pendek yaitu tujuh puluh sembilan meter. Lemparan kedua Blade mencapai tujuh puluh tujuh meter dan termasuk lemparan yang lebih kuat daripada yang pertama, yang membuat Ulysses putus asa. Dia mencondongkan tubuh ke River dan berkata, "Tamatlah aku," matanya basah oleh air mata karena tertawa begitu keras. "Kau akan tamat jika dia memergokimu menertawakannya," kata River, berusaha un
634 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Sadar kalau mungkin ini pertemuan kami yang terakhir aku meminta Mas Azzam untuk mengunjungi Hana. "Yakin kamu mau ketemu dia?" Mas Azzam bertanya lagi saat kami sedang berjalan menuju ruang rawat Hana. "Iya Mas. Untuk terakhir kali. Setelah itu terserah dia mau gimana. Lagian apa yang perlu aku harapkan. Jamal udah pergi." "Lah iya. Lagian salah siapa itu?" sinis Mas Azzam. "Iya Nada tahu. Ini salah Nada."
9.9124.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Lama berselancar, setelah ketemu langsung ditunjukkan pada beberapa pria di sekitar. “Ini namanya manometer, di sebelahnya ada speedometer.” Ucapan Deryn yang rumit dan sulit dimengerti membuat mereka semua melongo. Bahkan ada yang mengorek telinga, berharap suaminya mengulang. “Mano—mano apa?” tanya Sia, kemudian menatap Nino. Sedang Nino hanya mengedikan bahu. “Saya baru lulus, Pak. Hanya mengerti logaritma dan gramar.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Di pelupuk mata

Di pelupuk mata

Setelah fitting selesai semua pemain berpamitan lalu pulang, semua artis itu naik mobil termasuk Lastri yang membawa mobil sendiri karna memang ia sedang tidak bersama supir Satu persatu artis-artis pun berjalan ke mobilnya masing-masing hanya tinggal Zayka yang sedang mengorder ojol di depan studio, ternyata Lastri juga belum pulang karna tadi ke kamar mandi dulu, Lastri melihat Zayka yang berdiri di depan studio, Lastri pun menghampiri Zayka "Zayka? Kamu masih disini nak? Nungguin apa?" Lastri menepuk punggung Zayka "Eh tante, Iya tan aku lagi nunggu ojol nih belum dateng-dateng" jawab Zayka
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Kata Jimmy menyadarkan kami yang masih sibuk menghabiskan minuman. “Kalian tau, sebenarnya aku tidak ingin ini selesaii…” Bob menaruh kepalanya di atas meja sambil memperhatikan embun air es dari gelasnya yang menetes membasahi meja kantin. “… ini tahun terakhir kita bisa aktif di klub, sebentar lagi juga ujian akhir, dan lomba ini… Mungkin acara terakhir yang menghubungkan kita semua kan?” Semua orang yang duduk bersama di meja ini tiba tiba terdiam. Alisa bahkan tampak lebih murung dari yang aku pikirkan. Mungkin Alisa juga menyukai kelompok ini, sama sepertiku.
9.74.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Panggilan Terakhir Pacarku

Panggilan Terakhir Pacarku

TARRRR, Suara foto jatuh di belakang ku,dan yang jatuh adalah foto ku berdua sama rina di taman. Ku ambil foto itu,sambil berbaring di kasur ku ku pandangi foto itu membuat ku sedikit menangis. ''Rina...kau pergi dengan cara yang tragis, dan aku bahkan tidak dapat melihat mu untuk terakhir kali nya'' ucap ku dengan suara parau. Ku gantungkan foto itu di dinding dan mengambil foto yang satunya lagi foto rina yang tersenyum sambil memakan sebuah roti.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Nafkah Terakhir sebelum Ditalak

Nafkah Terakhir sebelum Ditalak

“is-“ “Sudah sampai. Buruan turun.” Fatih memarkirkan mobil di bagian luar TPU. Ia mengajak Alina menuju makam yang tidak terlalu jauh dari tempatnya memarkirkan mobil. Sebuah makam yang sudah sering Fatih datangi tampak dari kejauhan. “Kamu jarang datang ke sini?” Fatih bertanya setelah sampai. “Iya. Terakhir lebaran tahun lalu. Aku nggak sanggup membayangkan sendirian di sini. Lagipula, aku percaya kalau Mas pasti merawatnya.
1099.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Naik Ranjang

Naik Ranjang

Patah-patah kepalaku menoleh kembali padanya. Mas Arsa mengangkat tanganku, mendekatkan pada wajahnya sebelum akhirnya dia mengecup punggung tangan ini. Ditutup dengan seulas senyum tipisnya. "Aku tahu, Mai … aku tahu malam ini adalah malam di hari terakhir waktu yang kita miliki. Dan aku diam, karena aku tidak sanggup mengakhiri kebersamaan ini, Mai. Aku diam karena aku tahu, malam ini semuanya akan ditentukan. Aku memilih diam, karena malam ini semua akan kita ungkap."
9.8421.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.5K kali sebagai last meet artinya
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status