Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Terjerat Mantan Tunangannya yang Menjanda

Suamiku Terjerat Mantan Tunangannya yang Menjanda

-- Pada akhirnya, kata terakhir yang terucap di antara kita bukanlah sayang atau cinta Melainkan, maaf dan semoga bahagia. Kau tahu aku takkan bisa melewati ini, namun sorot matamu seakan tidak peduli. Permisi, Cinta! Aku pergi. -@bemine_3897
8.832.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 999 kali sebagai kata kata terakhir sebelum pergi selamanya
Baca
+Pustaka
Istri kontrak om duda

Istri kontrak om duda

Kata sabar seakan sudah menjadi bagian dari dirinya, kata ikhlas melekat dalam setiap langkahnya. Namun sakit datang tiba-tiba. Penyakit yang tidak memberi tanda, lalu menumbangkan tubuh Jelita perlahan-lahan. Dan ketika ajal akhirnya menjemput, Ardhan hancur dalam cara yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Malam terakhir masih jelas terpatri dalam ingatannya. “Mas… boleh aku tidur?” Itu adalah kalimat terakhir yang ia dengar dari bibir Jelita.
925 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kata kata terakhir sebelum pergi selamanya
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Di dalamnya ada satu catatan terakhir: “Kalau kalian baca ini, artinya aku sudah sampai. Jangan khawatir. Aku aman. Tapi kalau suatu hari kalian butuh aku… aku akan kembali. Sampai saat itu… jagalah satu sama lain. Dan beri nama anak kita sesuatu yang indah. Sesuatu yang nggak ada hubungannya dengan rasa sakit.” Sita menutup mata. Bus terus melaju di malam yang gelap. Dan pertanyaan terakhir menggantung di udara: Apakah Sita benar-benar pergi untuk selamanya? Atau ia sedang menunggu—di suatu tempat yang tak terlihat—untuk kembali di saat yang tepat? Dan yang paling menakutkan: apa lagi yang disembunyikan Sita dari mereka selama ini?
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai kata kata terakhir sebelum pergi selamanya
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir Dengan Suamiku

Malam Terakhir Dengan Suamiku

Alya hanya tak ingin membuat Mayang Kembali teringat dengan masa lalunya. "Gak apa-apa, Al. Lagian itu bukan sesuatu yang harus aku tangisi. Malah aku bersyukur banget. Dengan kejadian itu, aku bisa terbebas dari sifat suamiku yang kejam," ujar Mayang. Rama hanya mengangguk mendengar cerita Mayang. Dia menyayangkan perempuan baik dan cantik seperti Mayang saja bisa mendapatkan KDRT. Beberapa hari kemudian, Alya bercerita kalau Bude Rosita mengajak mereka berlibur ke Pantai.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kata kata terakhir sebelum pergi selamanya
Baca
+Pustaka
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Halaman rumah seketika tenggelam dalam kesunyian yang menegangkan. “Mama… sakit…” Suara Dimas menyadarkan akal sehatku. Aku buru-buru menggendongnya, membawanya keluar dari halaman. “Mustika, tunggu bentar, biar aku antar...” Baskara berusaha menghentikanku. “Dimas!” Suara Helena meninggi, sontak menghentikan langkah Baskara. Aku merasakan kegaduhan di belakang, tapi justru membuat langkahku semakin mantap. Tinggal tiga hari lagi sebelum aku pergi. Aku sudah tak sanggup menunggu.
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai kata kata terakhir sebelum pergi selamanya
Baca
+Pustaka
Cinta Terakhir Sang Bangsawan

Cinta Terakhir Sang Bangsawan

"Terima kasih... kami pergi dulu. You too, Ma'am." Orion dan Rani tak buang-buang waktu lagi. "Selamat tinggal, Kompleks Delucas. Farewell..." ********** "Makhluk itu masih mengikuti kita, Orion..." "Betul. Ia takkan melepaskan kita." "Jadi, bagaimana?" "Lihat saja, kuharap rencana terakhirku ini berhasil. We already prepared this just in case..."
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai kata kata terakhir sebelum pergi selamanya
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Nn. RF
Suka ceritanya, kalimatnya baku tapi gak kaku.. sebagai manusia yang gak terlalu paham sama cerita genre fiksi, baca cerita ini aku pahamm.. lope pull buat Kajull. Kalimatnya mudah di pahami, karakter tokoh nya keren-keren. Cerita zombie? agak ngeri sih wkwk.. recommended!!
Septy
Ceritanya bagus banget, penuh dengan teka teki. lady rose yang misterius, Rani dan Orion yang kayaknya bakal ada di situasi sulit. Tentang Zombie, ahh... bkin deg2n... aq terhalang oleh koin ini bacanya, jdi besok lagi Bru bisa baca krna harus nyelesain misi terlebih dahulu buat buka bab selanjutny
Baca Semua Ulasan
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Setelah beberapa saat mereka bermain air laut yang sangat jernih dengan penuh ke gembiraan. Tak lama hari pun sudah semakin senja dan mereka pun segera kembali ke stasiun kereta dan kembali pulng. Setelah sampai di stasiun tujuan mereka melanjutkan perjalanan dengan scuter matik nya ke rumah Niza. Saat tiba di rumah nya, Tante Widya pun menyambut mereka. "Akhirnya anak gadis mama sudah pulang. Niza,, bagai mana liburan kamu? Apa kau bahagia?"
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 593 kali sebagai kata kata terakhir sebelum pergi selamanya
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Tanpa sekalipun terbelenggu oleh perjanjian yang mengikat mereka. Dan ketika aku dan Kala berjalan dan saling berhadap-hadapan. Untuk terakhir kalinya Kala berkata kembali kepadaku pada saat itu, suatu perkataan yang membuat aku semakin ingin cepat memusnahkan Kala pada malam ini. "MAJU SINI JANG! " "KITA AKHIRI SEMUANYA, PADA MALAM INI." "KARENA SETELAH KAMU MATI, "
9.8683.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.8K kali sebagai kata kata terakhir sebelum pergi selamanya
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Ujung Senja

Ujung Senja

“Ra, sarapan.” Pintu kamarku diketuk saat aku baru saja memasukkan sebagian pakaian ke dalam koper. Nanti malam acara kenduri empat puluh hari meninggalnya Bang Asman, berarti tak lama lagi aku bisa pulang ke Jakarta. Rasanya tak sabar meninggalkan tempat yang mengingatkanku kepada almarhum suamiku. Lebih menyakitkan ketika aku berjumpa dengan Kak Unai—salah satu kakak Bang Asman—tatapannya seolah ingin menenggelamkanku ke laut mati.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai kata kata terakhir sebelum pergi selamanya
Baca
+Pustaka
Permintaan Terakhir Sebelum Bercerai

Permintaan Terakhir Sebelum Bercerai

sahut Daven singkat. Althea, yang berdiri di antara mereka, membuka suaranya kembali. “Saya tahu posisi saya. Dan saya akan pergi setelah waktunya habis. Tapi untuk sekarang ... saya hanya ingin menjalani sisa waktu saya dengan tenang. Itu saja.” Kate mendesis, lalu berbalik. “Aku tidak akan pernah menganggapmu bagian dari keluarga ini,” katanya sebelum pergi, langkahnya cepat dan tajam, seperti setiap kata yang baru saja ia ucapkan.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai kata kata terakhir sebelum pergi selamanya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status