KSATRIA API PHOENIX
Matanya yang tajam, penuh dengan kemarahan dan kesedihan, menatap para pengawal yang mengelilinginya.
“Agra Diaz, panglima perang kita,” bisik seorang prajurit kepada rekannya, “dulu dia penyatu tanah ini, sekarang dia berdiri di ambang kematian.”
Namun Agra tidak peduli. Ia tahu betul, pengadilan ini bukanlah tempat mencari keadilan. Tuduhan yang dilemparkan kepadanya — mencoba memperkosa permaisuri — begitu keji dan jauh dari kebenaran. Tapi siapa yang peduli pada kebenaran di dunia kekuasaan? Saudara angkatnya sendiri, sang kaisar, yang di masa lalu pernah ia anggap sebagai pelindung dan rekan seperjuangan, kini menjadi algojo terberat dalam hidupnya.
Hot Chapters