Gairah Sang CEO Muda
Pertemuan di Taman Belakang
Alya menerima undangan tersebut. Mereka bertemu di sebuah kafe tertutup di Jakarta Selatan. Saat Alya datang, Imelda merasakan aura yang jauh berbeda dari apa yang ia bayangkan. Alya tidak memakai perhiasan yang mencolok, namun caranya duduk dan menatap memberikan kesan otoritas yang tenang—tipe otoritas yang tidak perlu berteriak untuk didengar.
"Anda sangat berani, Imelda," ujar Alya sambil meletakkan cangkir tehnya. "Atau mungkin sangat nekat. Leo ingin mematikan seluruh sistem kelistrikan gedung Anda kemarin, tapi saya melarangnya."