Perjalanan Waktu Adara
Tuhan seakan memperluas teka-teki takdir yang entah sedang direncanakan menjadi seperti apa.
Malam berakhir, Adara menangis di sudut kamar. Memeluk lutut sambil berusaha menahan kantuk. Di satu sisi dirinya ingin kembali ke masa depan, menjalani hidup meskipun harus tinggal sebatang kara. Di sisi lain, Adara juga tidak ingin pergi terburu-buru. Ia masih ingin mengetahui alasan dirinya melakukan perjalanan waktu, ia juga tak ingin meninggalkan penawar luka nya_Pemilik senyum mentari. Kini gadis itu hanya takut memejamkan mata, hanya itu saja.
인기 회차