Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Dina duduk di meja kecil, menulis kalimat terakhir di buku harian yang sudah mulai menua. Ia menatap halaman kosong terakhir, lalu menulis pelan, huruf demi huruf: “Kami bukan keluarga sempurna. Kami masih bisa salah, masih bisa sedih, masih bisa khawatir. Tapi setiap kali gelap datang, kami selalu nyalakan pelita kecil di hati kami. Dan selama pelita itu ada, kami tahu kami tidak akan pernah benar-benar hilang.”
689 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai late night melancholy artinya
Baca
+Pustaka
Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

“Aku sudah berusia 31 tahun dan nggak ada niat untuk pacaran, apalagi menikah.” “Aku nggak butuh status…. aku hanya mau kembali.” Tio menatapku dengan cemas, takut aku menolaknya. Aku memandangi wajahnya yang masih terlihat polos. Tiba-tiba, aku teringat ucapan sahabatku, hidup ini terlalu singkat, jangan terlalu dibebani rasa bersalah.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai late night melancholy artinya
Baca
+Pustaka
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Dia teringat kata-kata Berlin saat di atas panggung kampus tempo hari: "Lo boleh punya galeri. Tapi lo nggak akan pernah punya apa yang kita punya: Tidur nyenyak tanpa takut ketahuan bohong." Dan sore itu, sang Pujangga Jatuh. Benar-benar hancur lebur tanpa sisa.
10823 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai late night melancholy artinya
Baca
+Pustaka
Jeritan Hati Istri yang Tak Pernah Dicintai Sepenuh Hati

Jeritan Hati Istri yang Tak Pernah Dicintai Sepenuh Hati

Langit Kota Mega telah sepenuhnya tenggelam dalam kegelapan. Lampu-lampu jalan memancarkan cahaya keemasan yang redup di bawah sana, seperti bara api yang berjuang untuk tetap menyala. Sama seperti cahaya di dalam dadanya yang masih berkedip lemah, tertutup oleh kenangan yang tidak mampu dia hapus. "Jangan lakukan sesuatu yang akan kamu sesali, Kelvin," gumamnya pelan. "Ini nggak sepadan .... Penyesalan itu akan menghantuimu seumur hidup."
1091.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai late night melancholy artinya
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Melodinya bergerak dalam tangga nada minor yang sangat gelap, meliuk-liuk seperti asap hitam yang menyesakkan dada. Semua orang di lapangan terdiam. Beberapa siswi kelas sepuluh mulai terlihat tidak nyaman, sementara guru-guru saling lirik. Suara cello itu bercerita tentang malam-malam tanpa tidur, tentang bau alkohol di nafas seorang ayah yang depresi, dan tentang rasa bersalah yang diwariskan secara paksa.
751 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai late night melancholy artinya
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Pandangannya kosong, yang terdengar hanya detak jantungnya sendiri yang mendadak nge-rap. “‘Layla’ artinya ‘Malam’,” suara Pak Badar menggema dari antah berantah. “Waktu untuk refleksi, introspeksi. Kejujuran menjadi diri sendiri.” Nadanya seperti narator film kolosal. KLIK! “AYAM!” pekik Dimas sambil melompat.
825 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai late night melancholy artinya
Baca
+Pustaka
Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Keberadaanku menjadi penyesalan dan pelajaran besar untuk mereka. Waktu seolah-olah berhenti berjalan. Meninggalkan halaman terakhir untuk ruang bawah tanah yang gelap dan lembap sekaligus dipenuhi kebencian dan keputusasaan. Kebenaran mungkin terlambat, tetapi tetap terungkap. Di tengah cinta dan benci, terkubur kesedihan yang tak berujung. Hingga cahaya matahari terakhir menyinari masuk melalui jendela yang sempit, terdengar gumaman ibuku. "Mungkin ... kita semua salah."
13.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai late night melancholy artinya
Baca
+Pustaka
Dada Malam, Nafas Pagi

Dada Malam, Nafas Pagi

Bagi Kania, ini adalah retakan pertama pada benteng lukanya—sebuah harapan kecil yang mulai tumbuh. Sore menjelang. Matahari mulai terbenam di luar jendela Kania, memancarkan warna oranye lembut. Kania menatap chat terakhir Arsa. Arsa: Begini. Aku tidak suka berbicara lewat tembok. Aku tidak suka sembunyi. Bagaimana kalau kita ubah musik ini jadi pertemuan sungguhan? Secangkir kopi di kafe dekat taman. Tempat yang tenang, dengan musik yang tak kalah bagus. Aku ingin melihat siapa yang berani menggedor pintuku.
10848 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai late night melancholy artinya
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Langit cerah, angin lembut menyentuh pipinya – seolah semesta ikut mendukung. 15.00 – Sesi Seni: “Lukisan Pengampunan” Anya memilih warna kuning dan putih untuk menggambar matahari yang terbit. Ia menulis di sudut kanvas: “Aku membuka hatiku untuk harapan yang baru.” 17.00 – Penutup Hari: “Menyatukan Doa” Menjelang malam, Prof. Mahendra mengajak peserta merapal mantra lembut: “Aku damai. Aku bebas. Aku siap menyambut hidup baru.”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai late night melancholy artinya
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

“Ah, ya, senja. Keindahannya merupakan ketidakpedulian dalam kesabaran yang diam; sebuah ironi dari keapatisan. Tapi begitu, pasti ada alasan sesungguhnya, alasan di balik segala alasan. Alasan apa dan mengapa.” “Entahlah. Aku tidak begitu memikirkan hal romantis itu. Bagiku, senja adalah maha seni kehidupan: sebuah gerbang pembatas antara cahaya dengan kegelapan yang selalu membuka dan menutup di waktu yang sama.” “Bung benar. Senja adalah maha seninya kehidupan. Dan seni itu adalah cinta yang menyeluruh.” “Apa yang kau tahu tentang cinta?”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai late night melancholy artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status