Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Karrie Karina

Karrie Karina

Baginya, tak mandi pun tetap cantik kok. Setelah selesai, Karina keluar menghampiri Karrie. Penampilan Karrie berubah, yang tadinya biasa saja kini luar biasa. Karrie menggunakan hoodie merah, jeans selutut, kaca mata birunya tak dia gunakan. Karrie juga menggunakan sedikit minyak rambut yang wangi. "Ahh pangeran ku yang tampan," puji Karina, sembari merangkul lengan Karrie. Lengan yang paling ia suka, lengan yang selalu terulur ketika ia membutuhkan bantuan.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as lauren graham
Read
+Library
LAILA

LAILA

Sambung Tiara melirikku. "Dia bisa kaya memang bekerja apa?" Tanya Sofia penasaran. "Selain pekerjaan yang sudah diketahui Laila. Dia sebelumnya sudah punya beberapa aset yang menghasilkan uang. Yang aku tahu cuma Resort, mungkin itu membuat dia kaya." Jelas Yasmine.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as lauren graham
Read
+Library
Falling for you

Falling for you

Aku menoleh dan mendapati Lauren sedang berusaha menyelip di antara kerumunan orang banyak. Dia tampak memukau dalam balutan gaun ketat berwarna hijau zamrud. Lauren melambai penuh semangat ke arah kami. Aku memandang Jason, mengucapkan terima kasih padanya tanpa suara. "Ada tempat kosong untuk satu undangan jadi kuminta Paul agar memasukkan nama Lauren." Ia berkata tak acuh. "Bukan masalah besar."
104.6K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as lauren graham
Read
+Library
Selena

Selena

“Baiklah. Tapi, kau harus berdandan yang cantik hari ini. Kunjungan Pangeran Evan sangat langka karena sibuk. Jadi, tidak boleh di sia-siakan.” Akhirnya setelah melalu ritual mandi yang membosankan itu, Selena dirias oleh Lynne. Mengenakan gaun berwarna peach, dengan rambut yang membingkai sisi wajah dikepang lalu diikat ke belakang dengan pita berwarna senada dengan gaunnya.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as lauren graham
Read
+Library
Raina

Raina

“Ya udah, mau gimana lagi. Cepet sembuh deh buat Calvin.” “Makasih, Aunty. Lo juga semangat buat promosiin lupisnya. Nanti di kota kedua gue temenin sambil ngajak suami sama anak gue. Lo bisa ajak Galih. Jadi kita bisa double date gitu,” cengirnya seraya mengedipkan mata genit. “Sebel!” dengusku. Ghina tertawa. Lantas bangkit berdiri. “Gue balik ya. Kalau ada apa-apa chat aja gue.”
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 358 Times as lauren graham
Read
+Library
Elena

Elena

Wajahnya yang putih dengan alis tebal, pesona bibir yang merona alami dan badan proporsional yang langsing namun berisi bak gitar spanyol. Hana perempuan belia yang masih duduk di kelas XII SMA. Rambutnya panjang,hitam legam ,seperti belum tersentuh bahan kimia salon kekinian.Alis matanya pun tebal alami tanpa sulam alis,kulitnya kuning langsat dan bersinar. Wajah Hana yang lembut itu selalu terngiang dalam ingatan. Handi mengecek hapenya. Rasanya tak tahan untuk segera menghubunginya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as lauren graham
Read
+Library
Kiara

Kiara

"Bu?" Kiara mengangkat kepalanya untuk menemukan Lala, resepsionis, menatapnya dengan mata cokelat besar seperti piring. Rambutnya tergerai tepat di atas bahunya dan tangannya digenggam di depannya. “Hm?” "Maaf mengganggu tapi seorang wanita di sini untuk menemuimu." "Siapa?" “Katanya namanya Marwah. Dia bersikeras ingin bertemu dengan anda.”
5.0K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as lauren graham
Read
+Library
Lusia

Lusia

“Lusia yang malang.... “ sesal Lusia untuk dirinya sendiri. *** Lusia bukan wanita pemberontak pertama di rumah Aaron. Tapi Lusia adalah wanita pertama yang berani mempermainkan Aaron. Dan juga wanita pertama yang di biarkan tetap bernafas setelah berkali – kali membuat amarah Aaron membludak. Mason bahkan tak mengerti apa yang spesial dari seorang Lusia. Mason bahkan tak pernah mengerti, Tuan – nya sendiri. Aaron Xander.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 256 Times as lauren graham
Read
+Library
Liara

Liara

"Selamat tinggal. Matilah dengan tenang." Hagan yang melihat penampilan istrinya berdecak kagum di kursi makan. Bagaimana bisa gaun sederhana tanpa hiasan mutiara atau payet itu membungkus tubuh ramping Liara begitu bagus. Manis, hangat dan juga cantik. "Jangan terus menatapiku. Makan makananmu." Liara mengambil tumis bayamnya. Udang di sana ia taruh di piring sebanyak mungkin,
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 980 Times as lauren graham
Read
+Library
RANIA

RANIA

Rania memang belum lama kenal dengan aurel karena memang dia pindahan dari bandung, baru 2 minggu berteman dengan aurel, rania sudah tau tabiat temannya yang gabisa diem, bawel banget kaya petasan dan kaya cacing kepanasan kalo denger nama ka ardan, fyuh. " Aaaaa Ran liat nih liattt ka arya ganteng banget anjim, liat ya Allah tumben banget dia post poto di i*, ini perdana banget ka arya post potooo, gabisa dibiarin gue harus komen, aaa ya Allah ganteng bangett " Rania mendengus mendengar aurel yang terlalu mengagungkan anggota geng Lexa oh ralat bukan hanya aurel tapi hampir semuaaa murid di Starlister menyukai Geng lexa.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as lauren graham
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status