Batal Akad
Benar saja baju tetehnya hanya tersisa sedikit di dalam lemari.
"Ya Allah, Teh Parni berarti pergi beneran," lirih Parmi dengan bahu melorot. Matanya beralih pada meja rias kecil, hampir semua benda di sana sudah tidak ada. Tersisa bedak tabur bayi, jepit rambut, dan lipstik Parni yang selalu dipakai oleh tetehnya. Kening Parmi tiba-tiba berkerut, "wah, benar-benar si teteh. Lipstik dua juta saya dia bawa juga," oceh Parmi sambil menggelengkan kepala.
Kreeeng...
Bab Populer