Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selubung Memori

Selubung Memori

“Dia main.” “Aku pegang kuncimu,” ulangnya. “Makanya, kita harus ambil dulu. Jadi, Gerhamu dulu.” “Aku sudah bawa.” Lavi menunjukkan kunci, mengangkat alis, tersenyum penuh kemenangan. “Apa lagi alasanmu?” “Ng, baiklah. Ayo.”
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 718 kali sebagai lemari kunci
Baca
+Pustaka
Damian untuk Angelia

Damian untuk Angelia

Justru Angel yang merasa dihancurkan di sini. Angel menghela napas panjang. Dia dibuat penasaran oleh lemari yang tiap kali tidak Damian buka jika ada dirinya. Angel berdiri, melangkah dekati lemari itu. Sialan. Ternyata lemari itu terdapat fitur sidik jari. Angel mundur perlahan, kenapa harus dikunci sedang lemari lain Damian selalu memberikan kunci biasa padanya?
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai lemari kunci
Baca
+Pustaka
Pemuas Hasrat Tante Muda

Pemuas Hasrat Tante Muda

"Kalau nanti semuanya jadi lebih rumit..." Leo menatapnya. "... apa kamu masih akan bertahan?" tanya Tante Almara yang ingin memastikan apa yang ada dalam benak Leo. Leo tersenyum kecil. Lalu mengeluarkan sebuah benda dari sakunya. Kunci. Kunci apartemen. Dia meletakkannya di telapak tangan Tante Almara. "Ini salinan kunci apartemenku." Tante Almara tertegun. "Aku nggak tahu apa yang akan terjadi besok."
5.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai lemari kunci
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Om Mafia

Gairah Cinta Om Mafia

Kamar itu tampak normal seperti kamar wanita pada umumnya, hanya saja, ada begitu banyak lemari dengan laci yang terkunci semua. “Bagaimana kita bisa membuka kunci-kunci itu?” tanya Arren kebingungan. Jika mereka ingin menyelidiki kebenaran perkataan Ava, maka … mereka harus mencari alat itu dengan saksama. Leon mencoba menarik salah satu laci yang ada dalam jangkauannya. Sulit terbuka. Laci itu benar terkunci semua. “Tunggu sebentar,” ucapnya kepada Ava dan Arren yang ada di sana.
1057.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lemari kunci
Baca
+Pustaka
Suami Sang Pendonor

Suami Sang Pendonor

Ternyata memang ada tiga kunci yang dirangkai jadi satu di sana. “Itu kunci seluruh lemari ini. Semunya sudah disiapkan di sana. Kamu bisa menemukan berbagai jenis pakaian, pakaian dalam, hingga bahkan… kepentingan perempuan lain seperti pembalut wanita. Kamu bisa menggunakannya mulai dari sekarang.”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai lemari kunci
Baca
+Pustaka
CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

ujar Imel. "Kenal Ayah juga, dong?" Dewa melepaskan seatbelt, Imel mengangguk. Imel mencabut kunci mobil, memasukan ke saku celana panjang yang ia kenakan. "Imel!" pekik Kara girang. Keduanya berpelukan erat, lalu Kara menangkup wajah Imel, ia menangis. Imel menggelengkan kepala, lalu berucap berbisik begitu pelan 'Ada Dewa'. Seperti kode, Kara mengangguk.
9.789.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai lemari kunci
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

tanyanya, kali ini dengan nada yang lebih mendesak. Andreas berhenti sejenak di ambang pintu, tapi ia tidak menoleh. “Nggak penting,” jawabnya pendek, suaranya dingin sebelum ia melangkah keluar dari kamar. Celine hanya bisa berdiri di tempat, tubuhnya kaku. Pandangannya mengarah ke pintu yang kini tertutup rapat. Namun, pikirannya tidak bisa berhenti memutar kemungkinan-kemungkinan. Cincin itu pasti milik Serena. Tidak mungkin milik orang lain.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai lemari kunci
Baca
+Pustaka
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Arga langsung berdiri tegas tak percaya, matanya terbelalak dan rasanya ingin menangis. Ia mengisyaratkan mereka berdua untuk duduk di meja kayu besar di tengah ruangan. Dari laci bawah meja, pria itu mengeluarkan sebuah kunci kecil berwarna perak, lalu berjalan ke arah lemari kaca di sudut ruangan. Suara klik terdengar saat kunci diputar. Lemari itu terbuka, memperlihatkan tumpukan buku kuno yang dijaga rapat dengan segel benang merah.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai lemari kunci
Baca
+Pustaka
Bodyguard Idaman Nona Muda

Bodyguard Idaman Nona Muda

Tara membuka daun lemari, menyibakkan kemeja-kemeja terbungkus plastik itu ke samping, kemudian berjongkok di depan pintu besi di dasar lemari. Kunci kecil dari saku piyama Luna semalam masuk dengan mudah kali ini, dan begitu diputar, yang terbuka justru cuma laci tipis di bagian atas pintu tersebut. "Loh, cuma laci aja yang kebuka?" "Kelihatannya kuncinya emang cuma buat ini. Yang bawahnya pakai kombinasi angka. Kamu tahu pinnya?"
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai lemari kunci
Baca
+Pustaka
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Ardhi yang memerintahkan pekerjanya untuk tidak memasuki area itu. Dengan langkah berat, Sera berjalan pelan menuju lemari kayu berukuran cukup besar yang berada di sisi kiri ruangan. Ardhi mengekor di belakang Sera pada jarak dua langkah. Sampai di sana, Sera menatap anak kunci di tangannya yang ia bawa serta saat meninggalkan rumah. Dengan tangan gemetar, Sera memasukkan anak kunci ke dalam lubang pintu lemari, memutarnya hingga terdengar suara kecil, kemudian menarik pintu lemari itu hingga terbuka. Di dalam lemari itu terdapat tumpukan-tumpukan baju yang tertata sangat rapi. Di bagian paling bawah lemari itu terdapat sebuah laci. Sera berjongkok, membuka laci itu dengan anak kunci yang i
9.9882.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.3K kali sebagai lemari kunci
Tampilkan Ulasan (211)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Es merah delima
Aku baca uda selesai, jujur agak kesel sama author kenapa porsi pihak ketiga Edo ga gitu banyak, lbh byk porsi Ardhi & ex nya. Ga adil aja . Cewenya nerima idup di kurung, blm explore idup.. kesell aku gregetan aja cewenya ga ada pengalaman cinta dipantek sama laki yg ada trauma..
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status