Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Sisi depan kafe terbuat dari kaca seluruhnya, sehingga cahaya matahari menerangi seluruh isi ruangan. Di dinding sebuah jam ukuran jumbo tanpa kerangka, hanya jarum jam, dan batang-batang lurus penunjuk jam, menunjukkan pukul 10:17 “Brrr... ini kafe dingin amat, ya?” kometar Millia, “Salah pilih tempat nih.”
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai lemari sudut kaca
Baca
+Pustaka
BIANGLALA

BIANGLALA

jawab Juno ikut terheran-heran Cepat-cepat Peter pergi meninggalkan para teman-temannya di ruang tamu, ia berlari kencang kearah sumber suara itu berasal, dan tak lama kemudian langkahnya kembali terhenti tepat di depan lemari kayu kuno berukuran besar yang telah lama disimpan di ruangan yang berdekatan dengan kamar Bryan dan Draco. Serpihan kaca bening berserakan disekitarnya. Cairan merah kental menetes deras dari balik pintu lemari tersebut. Peter yang terbiasa mengenakan sandal rumah sejak kecil ternyata berguna juga untuk mempermudahkan dirinya melewati serpihan kaca itu, lalu penuh keberanian ia menarik pembuka lemari itu dan betapa kagetnya ia beserta keenam temannya yang baru saja ti
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai lemari sudut kaca
Baca
+Pustaka
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Setelah kurang lebih setengah jam, semua paku dan jarum tersebut berhasil diambil keluar. Belum selesai sampai di sana, Cristan lalu bertanya pada Vika. “Untuk perlengkapan makeupmu, boleh aku lihat sebentar?” Vika mengangguk dan menyerahkan seperangkat perlengkapan makeup yang juga tadi dibawakan oleh Monica. Cristan lalu mendekatkan magnetnya lagi di atas bedak tabur dan beberapa palet eyeshadow dan tepat di depan mereka, bubuk-bubuk berwarna metalik abu-abu mulai menempel pada permukaan magnet. Awalnya sedikit tapi kemudian setelah beberapa saat, bubuk-bubuk tersebut menempel cukup banyak lalu setelah 5 menit, barulah Cristan berhasil menghembuskan nafas lega sambil duduk di lantai.
9.88.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai lemari sudut kaca
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Dia mengambil kemoceng dan mulai membersihkan rak buku yang berderet di sisi ruangan. Saat dia membersihkan meja, matanya tertuju pada sebuah guci kecil yang terletak di sudut, dikelilingi oleh beberapa buku tebal. Guci itu tampak aneh, tidak seperti dekorasi biasa. Gracya mengernyitkan dahi, merasa asing dengan keberadaan benda itu. Tapi dia tidak terlalu memikirkannya dan melanjutkan dengan lap pembersih di tangannya, bergerak dari satu meja ke meja lain, hingga akhirnya dia sampai di dekat guci tersebut.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai lemari sudut kaca
Baca
+Pustaka
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

teriak Ibu, kemudian beliau masuk dengan cepat ke dalam rumah untuk menyusul Lala. Sementara di dalam kamar Lala ... "Merre!" bentak Lala sambil terus mengetuk kaca cermin tempat Merre berada. Tak beberapa lama terlihat cermin itu bereaksi. Angin yang teramat dingin dirasakan oleh tangan Lala dan sebuah bayangan putih tampak di dalam cermin. "Ada apa, Lala?" tanya bayangan itu. "Keluar kau!" Bentak Lala pada bayangan itu.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai lemari sudut kaca
Baca
+Pustaka
Sexiest Journalist

Sexiest Journalist

“Jangan lupakan kodratmu sebagai perempuan, Gem. Perempuan itu seperti kaca, pecah sekali, nggak akan bisa kembali.” Lagi, Gemi merasa Lee kembali merendahkannya dengan mengungkit semua masa lalunya. “Kalau memang menurut, Mas, kaca itu sudah pecah. Buanglah, Mas. Jangan lagi menyimpan, atau mempertahankannya. Karena pasti terasa sakit, kalau tergores pecahannya.” Lee baru hendak membuka mulutnya, tapi Gemi segera menyerobot perkataan yang ingin dimuntahkan oleh pria itu. “Kalau perlu, carilah kaca yang baru dan sesuai dengan keinginanmu, Mas.”
9.9166.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai lemari sudut kaca
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
ar Kim
kak buat seasonnya dong ... ihhh .... AQ gemes sama chandi dan adik2 nya... jangan Fesi dewasa. versi anak2nya aja ... di part terakhir ngena banget deh.... AQ dan keluarga Kim sabar menunggu ya kak... semangattt
damai
Mengandung bawang...., pelajaran utk semua ibu, anak gadis, perempuan dewasa, pentingnya menjaga diri. pelajaran hidup terbaik, jgn kepentok dulu, baru terjaga. the best kak kanietha...., biar nyambung abis ini duka cita, baru cinta cita.....
Baca Semua Ulasan
Menikahlah, Nona! Pewaris Playboy Tergila-Gila Padamu!

Menikahlah, Nona! Pewaris Playboy Tergila-Gila Padamu!

Ia mengangkat satu jari, menunjuk lurus ke arah lemari etalase kaca di sudut ruang tamu. Meira mengikuti arah telunjuknya. Matanya menyipit, meneliti celah di antara koleksi action figure mahal milik pria itu. Ada sebuah lensa kamera kecil di sana, lengkap dengan lampu indikator merah yang berkedip teratur. "Itu... Kamera?" desis Meira, sambil menoleh tajam ke arah Lucien. "Ayahmu memata-matai kita?"
10564 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai lemari sudut kaca
Baca
+Pustaka
Saudara celamitan dari Neraka!

Saudara celamitan dari Neraka!

Aku duduk manis di atas sofa, namun mataku tertuju pada sebuah lemari kaca dengan bingkai kayu jati, terdapat ukiran indah di setiap sudutnya. Di dalamnya bersusun aneka piring, toples serta mangkok cantik yang terbuat dari kaca serta kristal. Serta ada beberapa hiasan berupa bebek serta bunga lili, tentu saja juga terbuat dari kristal. Sungguh mewah. Nanti saat aku pindah ke rumah yang baru, aku akan meminta Mas Hadi membelikanku seperti ini. Pokoknya harus sama persis seperti ini.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai lemari sudut kaca
Baca
+Pustaka
ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

Di sebelah lemari pakaian, terdapat area khusus yang terbagi menjadi beberapa bagian: lemari kaca tertutup untuk jam tangan mewah dengan berbagai merk dan model, rak sepatu yang rapi dengan sepatu dari sneakers hingga sepatu pantofel berkualitas tinggi, serta rak khusus untuk kacamata dan aksesoris seperti dasi, cincin, dan gelang. Di sudut lain kamar, sebuah lemari kaca berdiri sendiri dengan pencahayaan khusus di dalamnya, terisi penuh botol-botol parfum dari berbagai merk terkenal, mulai dari yang beraroma segar hingga yang beraroma hangat dan mendalam.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai lemari sudut kaca
Baca
+Pustaka
Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)

Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)

tanyanya ke diri sendiri sambil melihat sekeliling tempat tersebut. Hanya terdapat lemari kaca berwarna hitam yang tinggi nya hampir dua meter di depannya. Selain itu hanya halaman luas yang berada dibelakangnya, yang terdiri empat celah masuk atau keluar yang sengaja di buat tanpa pintu untuk jalan pintas menuju ke taman.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai lemari sudut kaca
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status