Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
2nd (second)  Destiny

2nd (second) Destiny

“Dengan senang hati, Son!” Mata berbinar dan senyum mengembang milik Demian seakan tak pernah surut tercetak di wajah Demian, bahkan barisan gigi rapi milik Demian sudah sangat terlihat dengan jelas, bisa di bayangkan betapa bahagianya pemilik senyuman itu, koper yang berisi barisan tabung yang terbuat dari kaca sudah berjejer rapi di depannya, mulai dari tabung reaksi, tabing labu laboratorium berbagai jenis dan ukuran, Erlenmeyer, Beaker Glass, dan segala perintilan laboratorium yang terbuat dari kaca sudah lengkap dengan berbagai ukuran berada di depan Demian.
1014.3K viewsOngoingAdded to Library 401 Times as lemari sudut kaca
Read
+Library
Like a Fairy Tale

Like a Fairy Tale

Lima menit kemudian meja itu siap. Mereka berdua pun jalan mendekati meja yang terletak di samping jendela itu. Benda elektronik itu berbentuk segilima. Dengan atasnya yang nampak seperti kaca. “Selamat datang! Silahkan kalian pilih, menu apa saja yang ingin kalian pesan!” seru meja kaca itu. Irimie bergumam sambil melihat layar meja kaca yang menunjukkan makanan serta minuman. “Kau ingin apa Kak?”
109.2K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as lemari sudut kaca
Read
+Library
Kupu-Kupu Malam Tuan Muda Cahya

Kupu-Kupu Malam Tuan Muda Cahya

Jam wanita, cincin, serta kalung terletak pada meja bundar yang berada tepat di tengah ruang ganti. Tamara berjalan tanpa menyentuh satupun barang tersebut. Kakinya berhenti di depan lemari kaca yang memperlihatkan deretan lingerie dengan berbagai jenis dan bentuk. Tetapi, memiliki satu kesamaan yaitu sangatlah terbuka dan seksi. Tamara termangu lama di depan lemari kaca. Apakah lingerie ini disiapkan untuknya melayani Dmitri?
732 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as lemari sudut kaca
Read
+Library
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Dinding kamar yang menghadap ke arah lembah bukanlah tembok batu pejal, melainkan lembaran kaca kristal bening yang memperlihatkan pemandangan pegunungan bersalju yang bersinar di bawah cahaya bintang. “Lucian... tempat ini...” bisik Elara, jemarinya mengusap permukaan sprei yang terbuat dari sutra pintalan tangan yang sangat mahal. Lucian mulai menanggalkan zirahnya satu per satu, membiarkan logam-logam itu jatuh ke lantai dengan dentingan keras. Dia berdiri di depan perapian, memunggungi Elara sejenak, memperlihatkan otot punggungnya yang penuh dengan bekas luka pertempuran yang kini tampak seperti peta kemenangan.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as lemari sudut kaca
Read
+Library
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Lampu-lampu di lorong utama berkilau lembut, memantulkan bayangan pengunjung yang mulai berdatangan. Di tengah aula besar, sebuah kotak kaca besar menonjol, di dalamnya, tersimpan pecahan cermin terakhir yang pernah menghantui Adrian dan Raina, kini telah dibersihkan, disusun rapi, dan diberi segel yang tebal. Tulisan di atasnya tegas. “Jangan Pernah Dibuka.”
101.3K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as lemari sudut kaca
Show Reviews (16)
Read
+Library
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Read All Reviews
Terpikat Pesona Tuan Presdir

Terpikat Pesona Tuan Presdir

Baru sepuluh menit jalanan sudah kembali lancar. Sarah memang belum pernah mengunjungi perusahaan Remi, tetapi saat melihat gedung tinggi yang seluruhnya terbuat dari kaca berbentuk abstrak, Sarah langsung tahu kalau gedung itu adalah perusahaan milik Remi. Taksi yang Sarah tumpangi memelankan lajunya hingga berhenti di depan gedung kaca tersebut. Sarah memberikan tiga lembar uang pada sang sopir lalu keluar.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as lemari sudut kaca
Read
+Library
Lelaki Dua Wajah

Lelaki Dua Wajah

teriak si telinga runcing. Lewis menyeringai lebar, membayangkan tubuh Karel bermandikan darah. Diam-diam ia telah membaluri cambuk milik si telinga runcing dengan pecahan kaca yang digiling halus. Namun, seringai itu lenyap pada detik terakhir, diiringi lengking kesakitan dari mulut si telinga runcing. "Aaaakh!" Si telinga runcing tersungkur.
1025.4K viewsCompletedAdded to Library 991 Times as lemari sudut kaca
Read
+Library
Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

“Semasa aku hidup, aku memang membutuhkan kacamata. Hasil pemeriksaannya sama persis, yaitu -5.00 dan silinder sebelah kiri.” Marvin mengangguk pelan. “Hmm ... begitu. Mungkin ciri fisik yang kamu miliki di masa lalu mulai terbawa ke sini.” “Mungkin.” Kami kembali melanjutkan perburuan kami menemukan bingkai kacamata yang sesuai. “Ini bagus.” Aku menunjuk sebuah bingkai kacamata berbentuk bulat dan agak tipis di sekitar lensa. Tangkainya juga tampak kokoh.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as lemari sudut kaca
Read
+Library
Menantu Kurir Kaya Tujuh Turunan

Menantu Kurir Kaya Tujuh Turunan

Saat Mira berkeliling ruangan untuk melihat pistol yang dipasang di dalam lemari kaca membuat pandangan Hans terfokus pada salah satu lemari kaca yang terdapat sedikit goresan panjang di belakang seperti pembatas. “Wah, luar biasa.” “Berhenti disitu, Mira!” “Ada apa? Apakah ada hantu, Pak?” tanya Mira sedikit terkejut dengan suara Hans yang memintanya untuk tiba-tiba berhenti melangkah. “Tidak. Ada sesuatu yang mengganggu mataku.” “Apakah Bapak melihat ada sebuah garis seperti pembatas di belakang lemari?” “Iya. Aku juga melihatnya, tapi aku tidak melihat ada alat atau pegangan untuk menggerakan lemari yang ada di depanmu sekarang.”
106.0K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as lemari sudut kaca
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

Namun, di meja rias itu, pecahan kaca masih tersisa. Lemarinya juga—oke, terbuka dan... aku tidak mau lihat isinya. Kaus-kaus miliknya banyak tak terlipat seolah dia sudah lama tidak mengurus diri. Bingkai di mejanya ada yang jatuh. Lavi juga punya banyak bingkai foto—yang kebanyakan foto kami. Sebagian besar jatuh dari tempatnya. Bingkai-bingkai di dinding bertahan, tetapi sebagian yang di meja jatuh. Kuputuskan mengambilnya, memperbaiki posisinya sesuai yang kuingat. Tidak ada bingkai pecah.
1019.3K viewsOngoingAdded to Library 404 Times as lemari sudut kaca
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status