Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Aku hanya bisa maju menuju ke kematianku… Aku sungguh tidak bisa mundur lagi… “Josefina… Jika memang ada kehidupan mendatang, aku ingin bertemu dan berkenalan denganmu lagi,” tukas Kendrick Husein. “Aku tidak pernah diajarkan ada kehidupan mendatang, Bang Kevin…” “Kau harus percaya… Kau harus yakin… Percaya padaku… Akan ada kehidupan mendatang… Di sana, kau takkan terlahir buta. Kau akan menjadi seorang anak yang cerdas dan tumbuh menjadi seorang penulis yang brilian, terkenal dan memiliki banyak penggemar di mana-mana. Di kehidupan mendatang itu, aku akan menunggumu. Maukah… Maukah… Maukah kau bertemu dan berkenalan denganku lagi?”
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai let's meet in the next life
Baca
+Pustaka
Hello, Real Life

Hello, Real Life

Have fun. "Apakah kamu tidak berniat membebaskan diri?" tanya Alicia sembari menjilati es krimnya. "Ingin, namun seperti yang kalian tahu saja," jawab Letta seadanya. Karena malam keakraban akan terjadi 2 malam, dan mereka kakak kelas hanya akan bercerita kesenangannya saja di malam kedua mereka menginap. Diceritakan mereka akan bermain, mengadakan pensi perkelompok, masak bersama, acara api unggun dan lain sebagainya. Mana mereka tahu anak OSIS membuat kejutan.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai let's meet in the next life
Baca
+Pustaka
SWEET CAKE

SWEET CAKE

Corpus Christi. *** tbc. See you next part, Love.
9.583.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai let's meet in the next life
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Rusmiko157
Hallo, Everyone😊 Terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir ke ceritaku. Semoga cerita ini dapat menghibur kalian semua🤗 Tulis review kalian setelah membaca cerita ini, tinggalkan bintang 5 juga, ya😘 See ya, I love you all😘
raisa regina
Bagus banget sih ceritanya. Epic!!! Love story ada, friendship ada, family, action nya keren sih, comedy juga ada. Seru!!! Senyum2 trus mewek trus ngakak trus tiba2 adrenaline rush. Paket komplit sih ini. MUST READ. Zen Lea forever, my fave couple 🫶🏻🫶🏻🫶🏻 Love Arthur & Clint juga hihi. BEST
Baca Semua Ulasan
Suddenly We Meet

Suddenly We Meet

“Aku cum—“ “Kita mati sama-sama supaya tidak ada salah satu di antara kita yang akan merasa bersalah. Itu cukup adil, bukan? Dari dulu kamu kan ingin sekali mengakhiri ini semua. Berulang kali kamu bilang sama aku, jika kamu ingin sekali mengakhiri hidup kamu. Ayo sama-sama, sama aku juga. Setelah aku pikir-pikir bagus juga ide kamu.” Sinta menggelengkan kepala lalu mengusap bulir-bulir air matanya. “Sorry ... sekarang aku sadar. Aku pengen hidup sama bayi aku, Keen! Bayiku gak salah. Kasihan banget dia Keen, jika harus mati, padahal belum sempat melihat dunia ini. Please ... berhenti, aku mohon.” Bagaimana lagi meyakinkan Keenan, Tuhan? “Bukankah itu lebih bagus, Sin? Dia gak akan pernah ke
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai let's meet in the next life
Baca
+Pustaka
Antara Cintanya dan Hartaku

Antara Cintanya dan Hartaku

"Lian, kapan kamu kembali? Bisakah kita bicara?" Aku menjawab, “Aku tidak akan kembali lagi.” "Kita tidak akan pernah bertemu lagi di kehidupan ini."
9.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai let's meet in the next life
Baca
+Pustaka
Seandainya Bertemu Lebih Awal

Seandainya Bertemu Lebih Awal

Hatiku perlahan mulai terasa penat. “Kalau kamu nggak minta maaf, kamu nggak usah pulang lagi! Kita juga nggak usah menikah lagi!” Setelah Jivan melontarkan ucapan itu, dia pun meninggalkan tempat dengan buru-buru. Aku memalingkan wajahku tidak melihat Jivan lagi. Aku sudah tidak berencana untuk menginginkan semua itu lagi. Setelah melakukan operasi dengan tepat waktu dan mengokohkan telapak tanganku, aku pun sudah bisa bergerak.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai let's meet in the next life
Baca
+Pustaka
The Second Time We Met

The Second Time We Met

"Kau mengambil jatah cutimu yang sangat sedikit untuk berkemah di sebuah tempat yang namanya baru kau dengar. Setelah itu kau akan menghabiskan malam yang panjang tanpa ponsel dengan harapan kau bisa mengurangi sedikit saja kecanduanmu akan benda kecil sialan itu dan sebagai gantinya kau akan menatap langit malam bertaburan bintang lalu entah bagaimana kau akhirnya tiba di fase itu." Aku menaikkan sebelah alisku yang tebal dan sedikit berantakan. "Fase apa?" "Kau tahu," Nina menjentikkan rokoknya ke dalam gelas berisi pink lemonade yang baru di minum setengah lalu tersenyum. "Mulai memikirkan dan membayangkan banyak sekali kemungkinan yang akan terjadi jika saja kau melakukan satu saja hal d
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai let's meet in the next life
Baca
+Pustaka
Nice to Meet You Again

Nice to Meet You Again

jawab Natan. "Kau-" "Aku tidak mau banyak bicara denganmu, Mel. Jadi, sekarang pergilah seperti saat persidangan terakhir kita waktu itu, kau bisa berjalan ringan dan sampai bertemu dengan pria yang bisa menerima kekuranganmu itu, bye!" Ingin Meliana lempar kepala Natan dengan batu besar di dekatnya itu, ucapan Natan kali ini lebih parah dan terparah dari sebelumnya.
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai let's meet in the next life
Baca
+Pustaka
Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

"Anak perempuan, nanti akan tumbuh secantik aku." Aku melayang semakin jauh, perlahan tidak bisa lagi melihat dunia ini dengan jelas. Begini juga baik. 'Ibu, di kehidupan berikutnya, kita nggak akan bertemu lagi.'
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai let's meet in the next life
Baca
+Pustaka
Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Saat ponsel kembali ke tanganku, aku mengirim dua pesan ke grup keluarga. Satu foto tubuhku yang berlumuran darah. Satu kalimat pendek yang keluar dari lubuk hatiku. [ Aku benar-benar akan mati. Di kehidupan berikutnya, jangan jemput aku pulang lagi. ] .... Saat telepon tersambung, Ayah sedang mengarahkan orang-orang untuk menata pesta ulang tahun Kirana. Begitu melihat nama penelepon, dia langsung mengerutkan kening.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai let's meet in the next life
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status