TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA
"Pimpin 3.000 pasukan elit Kota Dakarta. Bergerak ke Taman Makam Permai. Bantu Yoga, dan musnahkan semua yang menghalangi. Siapa pun yang melawan, tembak mati di tempat!"
"Siap, Komandan!" Letnan Jenderal Nagata memberi hormat dan segera pergi untuk memimpin pasukan.
Tino menepuk bahu Yoga. "Jangan khawatir. Selama aku di sini, tak seorang pun akan menyakitimu. Keluarga Parto akan menyesal telah menantang kita!"
"Terima kasih, Panglima Tino." ujar Yoga, lalu segera bergegas keluar dari markas.