Ketua OSIS
"Lo nggak tau 'kan? Adek lo ini digangguin sama anak Pancasila kemarin. Liat tangannya? Ini diperban aja makanya nggak kelihatan, padahal lecet banget. Kulitnya ngelupas, dagingnya mencuat. Pokoknya parah deh."
Arta tertegun. Ia tidak memperhatikan adiknya sampai-sampai tidak tahu. Selain itu Sabila memang gadis yang sangat cantik. Wajahnya putih bersemu merah apabila ia berekspresi, apapun ekspresinya baik dia tersenyum, merengek, kesal, ataupun marah. Kulitnya halus, kenyal, dan seputih susu. Arta tidak mengada-ada karena hal ini memang sulit untuk dipercaya. Warna kulit Sabila dan perban berwarna putih kekuningan itu begitu menyatu sehingga sulit untuk dibedakan jika tidak diperhatikan de
Hot Chapters