Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan
Bibirku terasa bengkak dan panas, seperti digosok dengan amplas halus.
Kael menatapku dengan mata merah yang menyala gelap, penuh dengan badai yang tak terkendali. Dahinya menempel di dahiku, kulit kami bersentuhan hangat. Suaranya rendah dan parau, keluar dari kerongkongannya yang tercekat penuh emosi terpendam.
"Aku benci kamu, Lylia."
Ia menggigit bibir bawahku pelan, nyaris sampai berdarah. Giginya menggerogot daging bibirku seperti peringatan, seperti hukuman, seperti cap kepemilikan yang tak akan pernah pudar.
Hot Chapters