Saat Hati Harus Kembali Terbagi
Jadi, dari pada memiliki tetapi setengah-setengah, lebih baik ku buang saja jauh-jauh.
"Kamu pikir aku sudi, Mas? Aku tak suka berbagi. Itu bukanlah pilihan yang tepat. Jadi, lebih baik kita berpisah." Ada helaan napas dari lelaki itu. Dia menatapku tajam, kenapa susah sekali untuknya mencintaiku?
"Kenapa kamu seegois ini, Aluna? Apa kamu tak memikirkan Alana?"
Wah, pintar sekali dia bicara. Dia bertanya kenapa aku egois, dan tak memikirkan anak kami. Sedang dia sendiri?