Biarlah Kau Jadi Kakak Ipar Selamanya
“Sejak kapan kita seakrab ini? Jangan coba-coba mencari alasan! Aku peringatkan ya, kalau kamu berani mengganggu kita lagi, aku akan langsung melapor polisi!”
Dikarenakan pernah masuk penjara membuatnya jelas ketakutan. Melihat aku tidak bisa diajak bicara, dia pun mengalihkan perhatian pada Yani. Dengan suara lembut, dia berkata, “Yani, kamu masih ingat aku, ‘kan? Aku papamu. Sini, papa pengen memelukmu.”
Yani hanya mendengus dingin, sama sekali tidak peduli dengan Yudhi. Sebaliknya, dia menatapku dan berkata, “Mama, ayo cepat pulang.”