Cinta Gita
Ibu jarinya yang panjang mengusap bibir bawahku perlahan, menghapus sisa keraguan.
"Jangan pernah kasih celah buat orang lain, Git," bisiknya parau, suaranya kini terdengar lebih seperti permohonan daripada perintah. "Gue bisa gila kalau harus berbagi lo sama siapa pun."
Aku hanya bisa terdiam, terpaku oleh rasa cinta yang terpancar dari matanya. Sebelum aku sempat membalas, Andreas menarik tengkukku pelan, memangkas jarak yang tersisa di antara kami.
Hot Chapters