Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
What, My Husband the Billionaire not Millionaire

What, My Husband the Billionaire not Millionaire

Bukan maksudku, bukan inginku Melukaimu Sadarkah kau di sini ku pun terluka Melupakanmu, menepikanmu Maafkan aku Lupakanlah saja diriku Bila itu bisa membuatmu Kembali bersinar dan berpijar Seperti dulu kala Caci-maki saja diriku Bila itu bisa membuatmu Kembali bersinar dan berpijar Seperti dulu kala Dan. Bukan maksudku, bukan inginku Melukaimu Sadarkah kau di sini 'ku pun terluka Melupakanmu, menepikanmu Maafkan aku Lupakanlah saja diriku Bila itu bisa membuatmu Kembali bersinar dan berpijar Seperti dulu kala Caci-maki saja diriku Bila itu bisa membuatmu Kembali bersinar dan berpijar Seperti dulu kala Lupakanlah saja diriku
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai lirik jangan mau mau
Baca
+Pustaka
Jangan Salahkan Aku Selingkuh

Jangan Salahkan Aku Selingkuh

Tetap aku syukuri, walaupun memang sangatlah kurang untuk kebutuhan kami sehari-hari. Meminta lebih pun percuma, bukannya memberi, malah yang ada aku di diceramahi. Harus hemat lah, Pandai-pandai mengatur, jangan royal, gaji suamimu tidak seberapa. Beberapa kalimat yang sederhana memang, namun menyakitkan. Jika rupiah yang ia berikan ratusan ribu atau puluhan juta mungkin aku bisa terima perkataan itu. Dua puluh tiga ribu rupiah yang hanya untuk diri ku sendiri saja masih kurang.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai lirik jangan mau mau
Baca
+Pustaka
Maaf, Merebut Suamimu

Maaf, Merebut Suamimu

"Bukankah kau yang tidak ingin keluar?" "Aku ingin kita pergi berlibur, aku bosan." Rengek Gilsha manja, dia kini sudah berganti lagi dengan pakaian santai untuk dirumah. "Aku mau ke luar negri, apa boleh?" "Tentu tidak Gilsha! kau sedang mengandung."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lirik jangan mau mau
Baca
+Pustaka
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

"Lagian dia mau suka sama aku" "Kamu mau sama dia?" "Gak tau deh" "Ih kamu, malu-malu sama aku" "Bukannya gitu, aku bilang mau entar dia gak mau kan malu aku, jadi yah tergantung dia aja" "Hahahaha, nanti ku tanya tipe nya gimana deh, biar kamu aku permak" "Ih apaan di permak, emang aku barang rongsokan" "Kamu itu cantik, cuman cungkring hahahaha"
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai lirik jangan mau mau
Baca
+Pustaka
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Aku akan membuatmu mengatakan kata ‘maaf’ kepadaku! “Ya, aku akan mencobanya dan kau harus terus disisiku,” ujarku sok manis, sementara didalam hati aku mengutukinya. “Tentu,” balasnya dengan percaya diri. Entah kenapa, aku ingin sekali tertawa. Apa karena tingkah bodohnya? Pfft …. ** Aku pulang berjalan kaki seperti biasa sambil mengamati langit yang cukup mendung. Apakah hujan akan turun? Tapi mengapa? Padahal sejak tadi pagi langit begitu cerah.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai lirik jangan mau mau
Baca
+Pustaka
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

Triingg! Liya [Pliis, jangan marah dong.] [Gue janji gak bakal gitu lagi.] [Uuu, tayang😘😘😘] [Gue tau salah, maafin dong.] [Maaf.] [Maaf.] [Maaf.]
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai lirik jangan mau mau
Baca
+Pustaka
PROLOG

PROLOG

Jangan berhenti mencintaiku Meski mentari berhenti bersinar Jangan berubah sedikit pun Di dalam cintamu kutemukan bahagia Jalan mungkin berliku Takkan lelah bila di sampingmu Semakin 'ku mengenalmu Jelas terlihat pintu masa depan Jangan berhenti mencintaiku Meski mentari berhenti bersinar Jangan berubah sedikit pun Di dalam cintamu kutemukan Bahagia “Suara kamu bagus.” Tiba-tiba Pak Rendra mengatakan itu.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai lirik jangan mau mau
Baca
+Pustaka
Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

“Apa sebenarnya yang kamu mau, Tin? Ngga ada habis habisnya! Aku sudah beri semua yang kamu mau, tapi kamu perlakukan aku seperti babu!” Danu terus menggerutu dan bertengkar dengan isi fikirannya yang semrawut saat itu. Rasanya, lebih baik berdebat dengan orang lain dibanding berdebat dengan isi fikiran sendiri yang bahkan tidak tahu maunya apa. Itu yang Danu rasakan sekarang, bahkan ia sampai tidak bisa memejamkan mata meski hanya sebentar. Ting! Hp Danu bergetar, dan saat itu juga ia lirik untuk lihat siapa yang mengirim pesan.
1016.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 416 kali sebagai lirik jangan mau mau
Baca
+Pustaka
Ah, Jangan Kakak Ipar

Ah, Jangan Kakak Ipar

ujar Damar menurunkan suaranya satu oktaf. Tapi Risa tak mendengarnya. Ia mulai memompa dengan ritme yang lebih cepat—terlalu cepat—tangannya bergetar keras, tubuhnya condong ke depan seolah takut kehilangan kesempatan. “Ayo ... ayo keluar, keluar ... keluar dong ...,” ujar Risa, suaranya mulai terisak, tersendat dengan isakan yang masih tersisa. “Tolonglah ... please ... keluarlah ... jangan berhenti lagi ...”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai lirik jangan mau mau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status