Kita yang Terluka
“Masya Allah, memang pas betul racikan tangan Mbak Zahra ini di lidahku.”
Zahra berdehem pelan mendengar ucapan Azzam. Dia melirik ke arah Ammar yang menyibukkan diri dengan membantu Rika membuat kincir besar dari susunan lego. “Itu kopi sachet instan, Mas Azzam, memang sudah enak dari sana rasanya.”
“Oh iya, kopi instan saja enak betul bikinan Mbak Zahra, apalagi kalau diracik sendiri dengan penuh rasa ….”
Hot Chapters