Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus
Jemarinya menggulir cepat di atas layar, lalu menekan kontak kakak tertuanya.
Tanpa membutuhkan waktu lama, suara bariton di seberang sana menyahut, "Ya, Diana sayang?"
“Abang ...,” panggil Diana, suaranya terdengar lemah. Ia menunduk, dan satu tangannya memilin ujung rambutnya. “Aku kangen Abang.”
"Sayang … kamu nangis?" tanya Dirga, cemas.
“Abang bisa pulang ke sini? Aku butuh Abang … sekarang,” pinta Diana dengan suara serak. Bahkan ia merasa hanya Dirga-lah yang bisa membantunya.