PACARKU SUAMI KAKAKKU
Dia tidak percaya kalau Gamma benar-benar memang sudah melupakan dirinya.
Tiba-tiba ponselnya berdering, sebuah pesan singkat dari Gamma terpajang jelas di layar ponsel miliknya. Kedua tangan Rayna mulai bergetar, air matanya mulai membasahi kedua pipinya. Gama meminta Reyna untuk cepat kembali pulang karena sudah larut malam. Tapi Rayna tetap bersi keras untuk menunggu kedatangan Gamma.
"Untuk apa sih, kamu mau menemuiku malam-malam begini? Lebih baik kamu pulang saja. Ini sudah larut, tidak baik untuk seorang wanita berada di luar," ucap Gamma kepada Rayna.