Ada sesuatu yang menggelitik tentang lagu 'Makin Banyak Orang Miring' yang bikin aku selalu kembali mendengarnya. Liriknya sederhana tapi punya lapisan makna yang dalam. Aku melihatnya sebagai kritik sosial halus terhadap tekanan hidup modern yang bikin orang 'miring'—entah karena stres, ekspektasi sosial, atau kesenjangan ekonomi. Kata 'miring' sendiri bisa diartikan sebagai ketidakseimbangan, baik secara mental maupun kondisi hidup.
Di bagian reff yang diulang-ulang, ada kesan bahwa fenomena ini semakin massif. Aku membayangkan orang-orang yang tertekan sistem, dipaksa lari dalam 'rat race' sampai akhirnya kelelahan dan 'jatuh'. Ada nuansa absurditas juga, seperti guyonan pahit tentang bagaimana kita normalisasi kegilaan kolektif ini. Yang menarik, lagu ini justru upbeat—seolah ingin bilang: 'kita semua tahu ini kacau, tapi ya sudahlah, menari saja'.