ANAK SELINGKUHAN MAMA
"Hm ... gayamu. Jangan-jangan kamu berubah pikiran, ya? Mau mendekati Sabda karena sadar masa depannya cerah?"
"Iya, deh terserah, apa kata Mama. Yang penting aku minta nomornya. Dari pada aku datang ke rumah Om Jaya untuk menemui Sabda."
"Oh, jangan-jangan. Nih, sekarang Mama kirim nomornya Sabda."
"Yes. Berhasil. Mama masih trauma rupanya kalau mendengar aku menyebut nama selingkvhannya."
"Sabda juga minta nomormu ke mama waktu itu. Kalian ini jangan-jangan ada main di belakang mama, ya?"