Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Sentuhan dingin tak ternoda di wajah Luna muncul dan dia meludahkan darah ke arah mereka. Matilda menutupi wajahnya dan berteriak, "Aduh! Jorok sekali! Dasar wanita jalang, beraninya kamu melakukan ini! Gantung dia!"
9.31.8M viewsCompletedAdded to Library 52.4K Times as lirik lagu matilda
Show Reviews (491)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
arul.tuanaya
Lah author KNPA ending nya cmn GTHU ah ngga seru klo ending nya luna nikah sama deon atau semua tau klo identitas deon bukan orng biasa pasti lebih seru kan klo ending nya kek gni kek ada yang kurang pas aja
Read All Reviews
Menikahi Ayah Tunanganku

Menikahi Ayah Tunanganku

Setelah itu ia menoleh ke lantai atas, ke arah kamar tempat Celina menangis sendirian. Wanita tua itu menghela nafas panjang. “Tenanglah, Nona kecilku,” bisiknya lirih. “Aku telah bersumpah pada Tuan Muda Valemont untuk menjagamu dan janji itu akan kutepati.” Pintu kamar diketuk perlahan tiga kali sebelum terbuka sedikit. Matilda masuk dengan langkah tenang, mendorong troli kecil berlapis kain putih. Aroma hangat segera memenuhi ruangan yang terasa dingin dan sunyi.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as lirik lagu matilda
Read
+Library
Istri Palsu Grand Duke

Istri Palsu Grand Duke

"Tidak ada alasan untuk lari dariku." Lyra hanya bisa membuang muka dengan pipi yang memerah, lalu buru-buru bangkit dari ranjang sambil menarik selimut untuk menutupi tubuhnya, meninggalkan Leonhard yang tertawa pelan melihat tingkah malu-malu istrinya itu. ___ Mathilda mencengkeram jeruji besi yang dingin dengan kedua tangannya yang gemetar. Gaun indahnya kini kotor dan wajah Mathilda yang biasa bersinar bagai dewi kini basah oleh air mata dan tampak pucat. Ia terkurung di sel bawah tanah setelah rencananya gagal total.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 256 Times as lirik lagu matilda
Read
+Library
Skandal dengan CEO: Dia Bukan Anakku!

Skandal dengan CEO: Dia Bukan Anakku!

"Aku sudah menduga pasti itu dia. Mathilda pasti membuat rekaman dari lagu itu dan mengakui sebagai miliknya." "Pantas saja anak itu mengatakan begitu." Maya menyambungkan pemikirannya dengan apa yang di katakan anak itu tadi. Dia berbicara dengan pasti, "Aku yakin, kau pasti juga tertipu olehnya, itukah alasannya kau mengatakan pada anak haram itu bahwa lagu itu di buat oleh mamanya untuknya. Kau pasti juga tidak mempercayai lagu itu adalah lagu yang kau caci dan hancurkan, kan? Mathilda memang pandai menipu."
1020.3K viewsCompletedAdded to Library 506 Times as lirik lagu matilda
Read
+Library
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

"Aku cuman belum siap buat kasih tahu Mami." Mami kembali mencengkram pipi Laura keras-keras. "Kamu pikir kamu bisa dengan mudah keluar dari sini? Utang kamu yang sepuluh miliar itu siapa yang mau bayarin? Jangan mimpi kamu bisa keluar dari sini, ya?!" Mami lalu menyentakkan mulut Laura yang kini menangis dalam diam. Air matanya terus mengalir, tapi tidak bersuara. Bukan hanya fisiknya yang sakit, tapi juga hatinya.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as lirik lagu matilda
Read
+Library
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

Tidak peduli Mas Janu dan ibu mertuaku masih tertinggal di belakang sana. "Rindu!" "Sayang, tunggu!" Aku tak menghiraukan panggilan Mas Janu. Kaki ini terus melangkah cepat di koridor sembari mengedarkan pandangan. Masih berusaha mencari nama ruangan. Kamar Melati. Ya, aku melihatnya. Di sanalah tempat Ibu dirawat. "Sayang, tunggu!" Mas Janu menahan tanganku saat hendak kembali melangkah. Ternyata dia berhasil menyusul. Tapi, kenapa hanya sendiri?
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 413 Times as lirik lagu matilda
Read
+Library
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

“Dari semua wanita yang bisa kau miliki … mengapa dia?” Sebelum aku bisa menjawab—sebelum aku bahkan tahu apa yang akan kukatakan—sebuah suara memanggil Dimitri. Matilda berlari ke arah kami, mantelnya setengah terbuka, wajahnya pucat seperti salju di sekitar kami. Dia meraih lengan Dimitri, mencoba menariknya kembali. “Kumohon,” dia memohon. “Jangan lakukan ini.”
103.7K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as lirik lagu matilda
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Rangga sudah menduga akan menyesal, tapi tak pernah menyangka rasa sakitnya akan menusuk begitu dalam, merobek hatinya sampai tak tersisa. Dan benar saja, melihat wajah pucat Vanya yang dimaki tanpa ampun olehnya, dia hampir ingin menampar dirinya sendiri. Namun semuanya sudah terlambat. Begitu rekaman berakhir, Sarah buru-buru meraih lengan Rangga. “Rangga, dengar dulu… ini semua salah paham. Aku nggak bermaksud begitu…”
28.2K viewsCompletedAdded to Library 816 Times as lirik lagu matilda
Read
+Library
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

Sebuah panggilan masuk—dari Matilda. "Hallo, Ma..." sapa Nayla. Nayla, kalian apa kabar? Kamar utama sedang direnovasi, ya? Syukurlah… semoga kamu makin betah di rumah,” ujar Matilda cepat, nyaris tanpa jeda. Suaranya terdengar hangat, tapi di baliknya ada nada gugup yang samar. Beberapa detik kemudian, ia menurunkan suaranya. “Nay, Mama boleh tanya sesuatu? Dari umur berapa kamu tinggal di vila itu?”
9.8134.4K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as lirik lagu matilda
Read
+Library
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

Aku melihat senyum tipis di wajah cantik itu. "Terserah kamu! Tapi dengan satu syarat!" ketusnya seperti biasa. "A-apa syaratnya, Bu?" tanyaku bingung. Kenapa harus pakai syarat segala, sih. "Mulai detik ini ... panggil Aku Mama!" Aku ternganga mendengar ucapan Nyonya Lucas. Wanita itu langsung berlalu meninggalkanku. Ah, Mama ... Tanpa kusadari ada embun menetes di kedua pelupuk mataku. Aku terus tersenyum dengan air mata yang terus mengalir di kedua pipiku. Tak ada saat yang paling bahagia yang kurasakan saat ini.
9.6290.8K viewsCompletedAdded to Library 8.4K Times as lirik lagu matilda
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status