Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

"Cek, cek, cek. Assalamualaikum hadirin sekalian. Maaf mengganggu waktunya sebentar. Sembari menikmati prasmanan izinkan saya Tarjo Sutejo selaku teman kedua mempelai untuk mempersembahkan satu buah lagu dari Payung Mendung--" "Payung Teduh, woy!" Yoga terdengar berteriak dari bawah panggung. "Ah, iya maksudnya Payung Teduh yang berjudul Akad. Lagu ini saya persembahkan untuk Non Mimi yang sangat cantik sekali, juga Bang Rafa yang nggak kalah ganteng mirip Artis Korea, juga spesial untuk Neng Zara yang selama ini selalu setia menemani saya dalam kondisi koma. I love you, beibeh."
1045.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Show Reviews (8)
Read
+Library
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Read All Reviews
Cinta Bersegi

Cinta Bersegi

That Heaven has given to me Yang tlah diberikan Tuhan padaku I'll try to show you Kan kucoba tuk tunjukkan padamu Each and every way I can Dengan setiap cara yang kubisa Now and forever Kini dan selamanya I will be your man Aku kan jadi kekasihmu Now I can rest my worries Kini aku tak perlu lagi kuatir And always be sure Dan selalu yakin That I won't be alone, anymore Bahwa aku takkan sendiri, lagi If I'd only known you were there Andai kutahu kau selalu ada All the time Setiap saat All this time Selama ini Until the day the ocean Hingga hari saat samudera Doesn't touch the sand Tak menyentuh pasir Now and forever Kini dan selamanya I will be your man Aku kan jadi kekasihmu Now and forever K
9.94.1K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

(Ciara) "Kamu hanya perlu menunggu, karena senja tidak akan datang di waktu yang salah." (Haidar) "Sayang, menunggu keindahan senja itu terkadang membuatku layu. Lelah-lelah ditunggu, yang turun malah hujan, seperti kamu yang memupuskan harapan." (Ciara) "Maafkan aku dengan kepupusan harapanmu, Cinta. Senja akan kembali datang dengan sinar yang lebih terang jika kamu mampu memberiku ruang." (Haidar)
105.0K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Bayangan di Balik Senja

Bayangan di Balik Senja

Bab 11: Masa Depan yang Lebih Hijau Pagi itu, matahari terbit dengan sinarnya yang hangat menyinari desa Sunyaragi. Anisa bangun lebih awal dari biasanya, merasakan udara segar dan semangat yang membara di dalam dirinya. Ia melangkah keluar dari rumahnya dan menuju alun-alun desa, di mana penduduk sudah sibuk mempersiapkan perayaan besar. Suasana penuh haru dan kebahagiaan terasa begitu kental di udara, setelah perjalanan panjang mereka dalam membebaskan roh penjaga hutan, Ayu.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

teriak Bara kesal. "Oh... Itu artinya kau memang datang untuk mencari mati!" ucap pria tua tersebut lalu dia pun menggerakkan payung hitam miliknya sedemikian rupa hingga ujung payun itu menghadap kearah Bara Sena. "Nikmati Aura Kematian dariku ini!" teriak pria tersebut sambil memutar payung miliknya.
1076.4K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Dibuang dari Neraka, Aku Jadi Idol Pemakan Nafsu Manusia

Dibuang dari Neraka, Aku Jadi Idol Pemakan Nafsu Manusia

"Meski terbakar, meski tenggelam Darah dan debu di sekujur tubuh ♫ "Luka bukan akhir, tangis bukan kalah Aku hidup, dan aku bertahan ♫" "Aku akan melangkah, walau tanpa arah Hingga fajar menemukan jalannya ♫"
434 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

Setelah puas menari heboh, semua orang turun kecuali aku yang menahan Senja untuk tetap berada diatas panggung. Aku membisikkan sesuatu ke pemain keyboard, dan dia langsung mengangguk. Lalu penyanyinya memberikan dua mic, satu untukku dan satu lagi untuk Senja. "Ayo kita berikan hadiah terindah untuk Kak Cepi dan Bang Fikri," bisikku. Senja terlihat bingung, tapi dia tetap menerima mic yang aku berikan. "Kita nyanyikan lagu Rey Mbayang dan Dinda Hauw, yang judulnya Kuyakin Bahagia. Kita sering menyanyikan itu sebelum tidur, jadi kamu hafalkan?"
1.9K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Dan suara samar mengisi udara: “Harapan yang dirampas akan menjadi kutukan.” --- Bayang-Bayang Pemanggilan Tiga malam setelah embun turun di Tanah Teduh, kilatan petir menyambar langit yang tak berawan. Udara menegang. Suara-suara samar menggema dari dalam tanah seperti nyanyian dari kedalaman yang terlupakan. Di puncak menara tua, Bu Senja berdiri menghadap ke arah Suar. Rambutnya yang sudah sepenuhnya abu-abu menari bersama angin kering gurun.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Shrr shrrr! Trofi di tangan Susan jatuh ke lantai dan pecah. Julian baru berusia lima tahun, tetapi dia suka main piano, terutama pertunjukan piano Joses. Joses memiliki temperamen yang aneh dan tidak menerima murid. Susan berusaha keras mendekati istrinya, mengirimkan camilan dan hadiah, serta menemaninya berbelanja dan melakukan perawatan kecantikan...
17.2K viewsCompletedAdded to Library 567 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

Senja menangis, dan Melody memberikan asi pertama untuk sang Putra lalu diikuti oleh Jingga yang menangis secara bersamaan. “Senja tampan seperti kamu,” kata Melody menatap Senja yang kini kembali terlelap setelah menyusu. “Jingga pun cantik seperti dirimu,” balas Langit yang saat ini menggendong Jingga. Langit dan Melody berbahagia dengan kehadiran Senja dan Jingga dalam hidup mereka, lelaki itu bersyukur karena dipertemukan dengan wanita yang tepat dan mampu mengisi kekosongan hati Langit.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as lirik lagu payung teduh menuju senja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status