Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Pohon itu menjulang tinggi, dengan cabang-cabang yang bergerak seperti tentakel, dan wajah-wajah manusia yang terperangkap di dalam batangnya mengerang kesakitan. Di dekat akar pohon, Lila akhirnya bertemu kembali dengan Bima. Mata mereka bertemu dengan rasa lega yang luar biasa, tetapi pertemuan itu tidak berlangsung lama karena suara gemuruh dari Pohon Leluhur semakin keras. “Aku menemukan ini,” kata Bima, menunjukkan batu kunci yang ia bawa. “Batu ini bisa menghancurkan pohon itu. Tapi kita harus bekerja sama.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

“Tepat sekali, Your Highness! Bagi Saya, Anda itu bagaikan sebatang pohon. Tak peduli seberapa banyaknya gangguan kepada batang pohon, pohon itu tetap keras kepala dan malah semakin memperkuat juga mempertebal batang kayunya, meskipun tak ada yang memperdulikannya. Di kendalikan oleh akar dan berusaha untuk menjadi penyangga yang luar biasa bagi semua dedaunan, bukankah itu keren? Jangan merendahkan diri dan menganggap remeh keberadaan Anda sendiri. Meski penampilannya memang biasa-biasa saja, tapi keberadaan batang pohon itu memiliki peranan penting bagi terbentuknya sebuah pohon.” Kunang-kunang yang indah, mulai berterbangan di sekitar mereka dan mempercantik suasana. Lancient menggigit bi
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 348 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Sungguh tak terbayang, dirinya akan mengalami hal serupa untuk kedua kali. “Tuan, tolong jangan terlalu banyak bergerak. Pohon ini sangat rapuh. Batangnya bisa patah kapan saja,” keluh Tumpak yang juga tengah memeluk erat batang pohon. “Diam, kau, manusia tak berguna! Kau sudah jadi budakku sedari kecil, kan? Seharusnya kau tahu kalau aku tidak pernah bisa tidur dengan cara seperti ini.”
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Pendekar Tengil

Pendekar Tengil

‘Bregh’ Suara batang pohon yang roboh terdengar menghantam tanah. Ki Baplang tampak menyeringai dan melompat lagi menuju Ki Sukmara. Kini goloknya dia tebaskan secara mendatar mengincar leher, Ki Sukmara langsung menundukan kepalanya sampai tebasan golok Ki Baplang kembali memotong pohon di belakangnya hingga tumbang.
9.9439.4K viewsCompletedAdded to Library 16.7K Times as lirik lagu sebatang pohon
Show Reviews (64)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
Kaisar Penguasa Kegelapan

Kaisar Penguasa Kegelapan

Semakin tua usia pohon, semakin tinggi tingkatan pil yang dihasilkan. Tanpa banyak berkata, Tian Ling langsung meninju beberapa kali batang pohon embun hitam. Duarrr Setelah tinju keseratus, Tian Ling berhasil menghancurkan batang pohon embun hitam hingga membuat suara ledakan yang cukup nyaring di telinga.
1058.7K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Zlappp. Kabut berwarna warni itupun membungkus batang pohon di hadapannya. Tak selang beberapa lama, terdengar suara bergemeletak dari ranting-ranting pohon yang luruh ke tanah. Batang pohon itu ternyata telah berubah menjadi tumpukan abu beraneka warna! Tidak hanya sampai disitu. Baraka menambah tenaga dalamnya. Jrrubb...!
1030.6K viewsOngoingAdded to Library 733 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

"Dan sekumpulan orang bodoh itu! Mereka nggak sadar kalau sedang dimanfaatkan, dan malah membantunya!" Sementara itu, aku malah tenang saja dan meminum tehku perlahan, "Biarkan saja dia mau apa. Aku mau lihat sejauh mana dia bisa bertingkah." Tentu saja Rani mulai mempromosikan barang setelah menangis menceritakan penderitaannya. Sambil terisak dia berkata dengan terbata-bata, "Aku benar-benar nggak punya pilihan lain. Aku bukan orang yang berkuasa, tolong bantu aku!"
8.3K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

Aku betul-betul menyukainya! [Syukurlah kalau kamu menyukainya. Sekarang kamu tiup lilinnya. Anggap aku ada di sampingmu sekarang!] Aku menurut. Aku mengambil vidioku sendiri saat meniup lilin lalu mataku terpejam untuk berdoa dalam hati. Setelahnya aku kirimkan vidio tersebut pada Melly. [Put, kalau boleh tau, apa yang kamu harapkan di ultahmu kali ini. Siapa tahu aku bisa mengabulkan keinginanmu.] tanya Melly setelah melihat vidioku.
7.0K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

"Aku beri kalian petunjuk. Ada sebuah pohon yang menjadi simbol bersama." Tidak ada yang menjawab. Mungkin, kami memang tidak tahu, atau sebagian temanku tahu, tapi pura-pura tidak tahu. Resti kemudian mengklarifikasi petunjuknya. Ketika Buddha mencapai pencerahan, kata Resti, dia sedang bermeditasi di bawah pohon ini. Sedangkan agama Hindu menjadikan pohon yang sama sebagai lambang pohon dunia yang akarnya merupakan sumber dari Sungai Sarasvati. Kemudian bagi umat Kristiani, Adam dan Hawa memanfaatkan daun pohon ini untuk membuat cawat demi menutupi tubuh mereka, setelah tahu mereka telanjang.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
720 Jam

720 Jam

tanya Adit bingung, suaranya memecah ketegangan yang aneh itu. Anita menoleh ke arah Adit. Bukannya tenang karena melihat adik bungsunya pulang, wajahnya malah makin ditekuk. "Adit! Kamu lihat kan pohon itu? Dia kesepian, Dit! Terus Mas kamu ini malah bilang pohon nggak bisa pelukan itu wajar. Manusia macam apa Mas-mu itu?" Adit mengerjap. Ia menatap pohon mahoni, lalu menatap Ivan, lalu kembali ke Anita. "Mbak... itu kan cuma pohon?"
4.0K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status