Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

Lira menutup mata. Ia mulai bernyanyi pelan, dengan suara yang pernah diajarkan hutan kepadanya saat usia sepuluh tahun. Nada itu bukan lagu manusia. Ini lagu yang hanya bisa dinyanyikan oleh seseorang yang pernah disentuh cahaya. Melodi itu mengalun — menghangatkan udara, menenangkan tanah, mengendurkan kabut. Cahaya makhluk itu perlahan berubah, dari abu-abu gelap menjadi lebih jernih, lebih lembut.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

Jay tidak senang Rose mengisi waktu tidur anak-anak dengan kegiatan. Ia pergi ke kamar Rose untuk memeriksa apa yang terjadi. Rose membacakan puisi Yi Shu, 'Kepada Pohon Ek'. “Kalau aku pernah mencintaimu,” “Aku pasti berdiri di sampingmu sebagai pohon.”
9.43.0M viewsCompletedAdded to Library 111.0K Times as lirik lagu sebatang pohon
Show Reviews (884)
Read
+Library
Alce Sandra Pieter
kena bonus coin berkurang sama waktu baca bertambah,dah Gito harga coin juga mahal belum lagi kena pajak?? yg coin 100 gak pernah ada disconnya,,harusnya buat cerita yg bab di atas 2000 harga buka bab 3 bab kek hehehe,maaf ya ini cuma saran aja,,lagian banyak ini apk baca yg gratisan juga ............
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta

Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta

Linda yang ada di sampingnya mulai menyadari perubahan sikap Bilal, yang sedari tadi hanya diam menunduk. Akhirnya Lia menyerah, dia mulai memosisikan gitar sesuai kenyamanannya. Dia mulai memetik perlahan senar, dan mencari kunci terbaik yang ingin dimainkannya. Lagu Rindu dari Kerispatih. Bintang malam, katakan padanya Aku ingin, melukis sinarmu di hatinya Embun pagi, katakan padanya Biar kudekap erat waktu dingin, membelenggunya
4.2K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Puisi dan Musik untuk Kampanye Selain video dan foto, Sinta meminta beberapa pemuda untuk menuliskan puisi tentang Lambusango. Sari, seorang pemudi yang dikenal pandai merangkai kata, menciptakan puisi indah yang menggambarkan hubungan antara manusia dan alam. Ia membacakannya di depan Sinta dan Jun: "Di antara dedaunan hijau dan burung bernyanyi, Hutan ini adalah rumah, jiwa, dan hati.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

Pikirannya berkelana ke semua tempat yang mungkin. Dengan pandangan penuh kecemasan, dia berputar-putar ke setiap tempat mencari mereka berdua. Cukup lama dia mencari tanpa henti, tapi tidak menemukan apa pun. Lalu, ketika dia berjalan ke sudut lain, dia melihat ukiran belati di sebuah pohon. Di batang pohon itu tertulis: “Maaf, aku harus mendampingi Rong-er menyelamatkan mereka.”
8.217.8K viewsCompletedAdded to Library 570 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
RAHASIA DUNIA GAIB

RAHASIA DUNIA GAIB

"Itu bisa jadi jebakan. Tetapi bisa juga itu petunjuk ke arah altar." Tanpa pilihan lain, mereka memutuskan untuk mengikuti suara itu. Sosok di Tengah Hutan Setelah berjalan selama beberapa waktu, mereka tiba di sebuah area terbuka di tengah hutan. Di sana, berdiri sebuah pohon yang jauh lebih besar daripada yang lain, dengan akar yang menjalar ke segala arah seperti ular. Di bawah pohon itu, duduk seorang wanita yang mengenakan gaun putih panjang. Rambutnya yang hitam tergerai sampai ke tanah, dan ia menyanyikan lagu yang sama seperti yang mereka dengar sebelumnya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Manusia Penakluk Dunia

Manusia Penakluk Dunia

Tak lama dia berbalik dengan selembar kertas yang berisi gambar mirip pohon. Gambar itu mirip seperti lukisan spidol yang digambar seorang anak kecil. Satu pohon digambarkan dengan satu batang dan satu awan. Mungkin maksud dari gambar awan itu adalah dedaunan yang lebat. Kemudian akar pohon itu menjalar panjang dan melingkar naik ke dedaunan lebat itu— gambar mirip awan. Banyak sekali bulatan-bulatan titik hitam di sepanjang batang dan akar. “Kau lihat titik-titik hitam itu?” tanya Mitshuhiro.
1015.2K viewsOngoingAdded to Library 593 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Setiap langkah yang ia ambil meninggalkan jejak cahaya singkat yang segera menghilang. Di dalam hutan, udara lebih dingin. Pohon-pohon menjulang seperti tiang altar raksasa, dan di antara akar-akar tua, ada suara-suara berbisik—tidak menakutkan, tapi penuh rasa rindu. Lira menoleh ke kanan dan kiri, berusaha memastikan ia tidak sedang diikuti, tapi suara itu selalu berpindah, seolah datang dari dalam pikirannya sendiri.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Tribuana Mahadewi pun melanjutkan ucapannya. "Kidung itu berjudul Wanodya Kinunjara atau Wanita Dalam Kurungan. Aku ingin bebas di dunia ini. Tidak hanya terpaku pada dunia yang isinya penuh dengan wujud menyedihkan kaum bangsaku. Dan ikatan pernikahan darah itu yang melepaskan diriku dari kurungan yang memenjarakan diriku selama ribuan tahun. Aku lebih baik mati daripada harus kembali ke dunia sana!" ucap Tribuana Mahadewi dengan wajah merah seolah ada satu hal yang tengah dia pikirkan. Dan hal itu adalah sesuatu yang membuatnya sangat marah saat ini.
1011.2K viewsOngoingAdded to Library 392 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
KRAMLER

KRAMLER

Dalam pandangannya, bumi menjadi miring, dan pohon-pohon serta bebatuan seperti bergerak-gerak ke sana kemari. Bocah itu pun limbung, lalu terjatuh di dekat sebatang pohon oak dengan muka membentur lantai hutan. Aroma daun yang membusuk dan butiran tanah menyeruak ke lubang hidungnya. Namun, ia tetap menolak menyerah. Dengan sisa tenaganya, ia merangkak ke balik pohon, membelakangi arah kedatangannya, merapatkan punggungnya ke batang pohon, lalu berdoa.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as lirik lagu sebatang pohon
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status