Cinta Yang Terlambat Bersinar
Detik berikutnya, terdengar samar suara erangan pria dan desahan wanita dari balik pintu tebal itu, sangat menyayat telinga Luela.
Gelombang suara itu bagaikan palu besar yang menghantam hatinya, menghancurkannya menjadi serpihan-serpihan kecil yang tak terbentuk lagi.
Luela seperti kehilangan seluruh tenaga, tubuhnya terjatuh pelan ke lantai.
Air matanya menetes tanpa bisa dihentikan. Tapi entah kenapa, dia justru merasa lega.
Akhirnya, dia bisa lepas dari takdir kehidupannya yang dulu.