You're My Destiny
Cathaleacerita pendek tentang kampung halaman5 contoh cerita pengalaman masa kecilvoid rumah kecilcerita pengalaman masa kecil singkat
Windi melepaskan tangan Yoo-ill, menangkup wajahnya lalu menangis tanpa suara.
"Maaf, karena kau harus melihatku seperti ini," kata Yoo-ill pelan.
Windi menggeleng, ingin membantah kalimat Yoo-ill, tapi lidahnya terlalu kelu untuk berkata.
"Jangan bersedih, Sayang," hibur Yoo-ill. "Aku akan kembali pulih setelah mendapat donor mata," sambungnya lagi.
"Kuharap, sampai hari itu tiba kau bersedia menungguku dengan sabar," ujarnya pelan.
Hot Chapters