Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Ombak di sepanjang pesisir Moana mengejar langkah kami yang sedang asyik bermain gobak sodor. Penat karena tenunan bakulku tak jadi-jadi sementara perut sudah keroncongan menunggu Jintang yang masih bergelantungan di atas pohon kelapa. Moana hari itu telah menemani fajar menyingsing ke ufuk barat, angin laut Sumatera tak terdengar riuh karena ada kami yang menggantikannya.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 547 kali sebagai lirik moana
Baca
+Pustaka
Saat Aku Tak Lagi Meronta

Saat Aku Tak Lagi Meronta

Ibu mengantarku untuk melakukan pemeriksaan psikologis. Saat mengisi formulir, baru saja aku mencentang "sering merasa sedih", Ibu langsung mengulurkan tangan dan mencoretnya. "Mana mungkin kamu merasa sedih? Siapa di rumah yang memperlakukanmu dengan buruk?" Saat aku memilih "takut berkomunikasi dengan orang lain", dia kembali mengerutkan kening. "Waktu kecil kamu ceria banget, jangan asal isi." Aku tidak membantah. Ketika dia bilang aku tidak sedih, aku mengubahnya menjadi "tidak pernah". Ketika dia bilang tidurku sangat nyenyak, aku menghapus pilihan "sering insomnia". Setelah satu formulir selesai diisi, hampir setiap jawaban telah kuubah sesuai dengan kemauannya. Ibu mengamatinya dua ka
426 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai lirik moana
Baca
+Pustaka
Kania (Gairah Seorang Pembantu)

Kania (Gairah Seorang Pembantu)

tegas Kania memberanikan diri. Adi tertohok dibuatnya. Bibirnya jadi tiba-tiba keluh namun dengan pandangan yang sayu. "Saya cuma minta di temani saja. Rasanya saya benar-benar nggak minat hidup lagi. Semuanya terasa sulit, Kania. Situasi ini seperti membuat saya gila."
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai lirik moana
Baca
+Pustaka
Maaf Om, Aku Mencintaimu

Maaf Om, Aku Mencintaimu

"Apa Zehra sudah berada di kamarnya?" tanya Laura lagi dengan nada manja pada Jovan. "Ya, dia sudah aku antar ke kamar yang sudah kamu siapkan." "Baguslah, terima kasih karena kamu mendengarkan peemintaanku. Aku mencintaimu, Honey." Laura kembali mengecup bibir Jovan dengan sangat manja. "Oh iya, manager aku telpon, katanya besok pagi aku harus pergi ke Australi untuk melakukan pemotretan yang minggu kemaren aku ceritakan."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai lirik moana
Baca
+Pustaka
Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Dipeluk seperti ini rasanya benar-benar melayang apalagi didukung dengan view laut serta suara ombak. Dunia serasa dalam genggaman kami, tak ada lagi yang kami inginkan selain cinta. "Kamu suka sayang?" Bisik Mas Raka. "Suka Mas, disini sangat indah. Kita bisa melihat cahaya rembulan, bisa mendengar suara ombak bisa melihat hamparan laut yang luas, sungguh menyenangkan sekali." Kataku dengan mata berbinar. "Syukurlah kalau kamu senang," sahut mas Raka.
1032.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 996 kali sebagai lirik moana
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

POV Livia “Aku juga mencintaimu, Livia. Aku tidak ingin kehilanganmu. Aku akan mencoba lebih keras untuk memahami apa yang kamu rasakan,” katanya, suaranya penuh tekad. Malam itu, ada harapan baru yang muncul. Meskipun jalan di depan masih kabur, aku merasa bahwa kami dapat berjuang bersama. Mungkin, dengan saling mendukung, kami bisa menciptakan ruang yang lebih aman untuk diri kami.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai lirik moana
Baca
+Pustaka
Aku Hanyalah Wanita Bayanganmu

Aku Hanyalah Wanita Bayanganmu

"Bagaimana dengan orang-orang itu?" Nora melihat sekilas bayang-bayang para rentenir di jendela. Nora mengabaikannya, dia kabur begitu saja lewat pintu belakang rumah. Cailey frustasi, dia sangat marah kepada sang ibu, dan juga takut menghadapi para lintah darat itu. Brakkk...
649 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai lirik moana
Baca
+Pustaka
LIKA-LIKU HIDUP MAMAN

LIKA-LIKU HIDUP MAMAN

Mursalim juga menyapa. "Selamat malam." Maman membalas sapaan keduanya. "Yang itu siapa?." Tanya Maman sambil melirik ke arah wanita yang berdiri dibelakang Simon. Simon melirik ke arah Yohana. Secara alami ia tahu bahwa Maman sudah tidak lagi mengenali Yohana karena keduanya hanya beberapa kali bertemu dan itupun hanya sebuah pertemuan singkat. "Kamu mungkin sudah lupa, ini Yohana adikku." Jawab Simon sambil tersenyum.
9.614.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai lirik moana
Baca
+Pustaka
Mantan Oh Mantan

Mantan Oh Mantan

Rama tak menjawab, ia hanya menanggapi perkataan Amanda dengan senyum misterius yang pasti tak dapat dilihat oleh sang Mama. "Doakan yang terbaik saja buat Rama. Sampai bertemu nanti disana. Bye Ma. Love you." Rama segera menutup telponnya karena tak ingin mamanya bertanya lebih jauh. Lagi pula saat ini ia melihat sosok yang sejak tadi diincarnya telah memasuki sebuah mobil Alphard dan itu berarti dirinya harus segera mengejarnya dari belakang. ~~
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai lirik moana
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

] [Lalu? Aku diam sesaat. Bingung harus menjawab apa. [Put, kalau kamu masih anggap aku teman tolong kasih tahu aku. Enggak susah kan cuma ngomong apa yang kamu inginkan?] Melly orang baik dan aku yakin dia bisa dipercaya. Jadi aku memutuskan untuk berbagi sedikit kesedihanku padanya. [Aku berdoa dan berharap di hari spesialku ini aku bisa menemukan kedua orangtuaku. Aku ingin cepat-cepat berkumpul lagi dengan mereka dan lari sejauh-jauhnya dari rumah ini.]
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai lirik moana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status