Jangan Salahkan Aku Pergi
Rasanya memang sakit, tapi jika Mer mengatakannya terkesan membuka aib hidupnya.
"Ehm! Itu, Pak. Saya harus kembali bekerja, saya ngga boleh cuti lama ternyata." Mer berkata dengan gugup, dia bahkan terlihat meremat kedua tangannya secara bergantian.
"Oh! Terus, Neng Mer mau pulang ke mana?" tanya Pak Dian lagi.
"Mau ke kota, Pak," jawab Mer.
Mer akan pergi ke kota, itu artinya Mer harus pergi ke terminal dulu. Terminal jaraknya lumayan jauh dari sana, sedangkan merahnya sendirian saja. Pak Dian nampak terlihat khawatir.
ตอนยอดนิยม