SELIR HATI
“Kau belum tidur?”
Gita menutup pintu perlahan. “Belum, Baginda. Aku butuh bicara.”
David meletakkan penanya. “Tentang apa?”
“Tentang kita.”
Nada suaranya pelan, tapi cukup untuk membuat ruangan terasa lebih dingin. David bersandar di kursi, menatapnya penuh perhatian.
“Aku dengar banyak hal akhir-akhir ini,” kata Gita pelan. “Tentang gosip di luar, tentang aku, tentang perempuan lain.”
Hot Chapters