Menjemput Senja di Langit Palu
KAU YANG KUCINTAI
Di antara bising dunia yang tak pernah reda,
Wajahmu teduh, menenangkan jiwa.
Menatapmu seperti membaca doa,
Menemukan damai yang kucari.
Kau yang kucintai,
Tanpa syarat, tanpa banyak kata.
Dalam diam, namamu kubisikkan,
Menjadi alasan senyumku mekar.
Kau yang kucintai,
Seperti fajar di pagi hari
Begitu baris terakhir selesai kubacakan, tepuk tangan langsung pecah dari berbagai penjuru.