Diriku Seutuhnya
Akhirnya, setelah hampir dua hari dua hari tanpa tidur, Felix menyetir mobil yang dipenuhi 999 kuntum mawar merah, melaju kencang menuju perkebunan anggur di pinggiran Kota Balin.
Sepanjang jalan, dia terus mengulang-ulang skenario permintaan maaf di kepalanya, mencoba memastikan semua kalimat sempurna saat diucapkan.
Namun, tidak peduli seperti apa skenarionya, kalimat pembukanya adalah ungkapan tulus dari hatinya,
“Nana, aku sangat merindukanmu.”
Akhirnya, di kebun anggur itu, Felix bertemu dengan orang yang selama ini terus dia pikirkan.
Hot Chapters