Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Penjual Bunga Incaran CEO Tampan

Gadis Penjual Bunga Incaran CEO Tampan

Dokter dan Suster sudah mulai melalukan tugasnya. “Ibu! Tolong sakit!” Teriak Oliv dari dalam ruangan. Sedangkan di tempat lain tepatnya di Kota Kembang. Saat ini Kinan sudah mulai mempersiapkan barang dan alat-alat yang akan dia gunakan untuk membuka toko bunganya. Di bantu oleh Andre maka pekerjaannya cepat selesai. “Kinan bagaimana kalau toko bunga ini di beri nama Kinanti Florist,” Andre memberikan saran untuk toko bunga Kinan.
4.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 97 Beses bilang lirik supermarket flowers
Read
+Library
KEKASIHKU SUPERSTAR

KEKASIHKU SUPERSTAR

Mereka kemudian melepaskan Luna dan buru-buru membungkuk dengan sopan sebelum meminta maaf. Martin mengabaikannya dan dia menyerahkan kartu unlimited itu pada kasir untuk melakukan pembayaran, setelahnya ia mengajak Luna pergi setelah dia mengeluarkan ultimatum yang menakutkan kepada para pengunjung. “Nona ini adalah teman baik pemilik Supermall ini, jadi berpikir ulanglah saat kalian ingin menyebarkan video tentang kejadian tadi karena Tuan kami tidak akan segan menyeret kalian ke pihak berwajib jika sampai itu terjadi.”
105.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 134 Beses bilang lirik supermarket flowers
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Sesi lempar buket bunga! Siapa yang dapat bunga ini, konon katanya akan segera menyusul ke pelaminan!" seru MC penuh semangat. Musik berubah menjadi lagu pop-upbeat yang ceria. Rendra dan Selin melangkah turun dari pelaminan menuju tengah area dansa. Rendra dan Selin berdiri membelakangi kerumunan. Di belakang mereka, puluhan tamu, mulai dari para bridesmaid, sahabat, hingga staf kantor yang masih lajang sudah berkumpul siap memperebutkan buket bunga yang cantik itu.
10754 viewsOngoingIdinagdag sa Library 21 Beses bilang lirik supermarket flowers
Read
+Library
Mencintai Musuh Ayahku

Mencintai Musuh Ayahku

Baginya, teror bunga krisan itu adalah penghinaan terakhir yang bisa ia toleransi. "Siska, lapor!" suara Reno terdengar berat, memecah kesunyian ruangan yang hanya diisi oleh suara kipas komputer. Di layar besar, wajah Siska muncul dengan raut yang sangat serius. "Tuan, kami sudah menyisir seluruh toko bunga di radius dua puluh kilometer. Buket lili itu dibeli secara tunai oleh seorang pria tunawisma yang mengaku dibayar oleh seorang wanita misterius yang seluruh wajahnya tertutup kain syal dan kacamata hitam. Pria itu menyebutkan bahwa wanita tersebut memiliki aroma obat-obatan yang sangat menyengat seperti aroma antiseptik rumah sakit."
772 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 29 Beses bilang lirik supermarket flowers
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

tegur pak Pur, bapaknya Diandra pada sang istri yang tengah senyum-senyum baca tulisan anaknya. “Ini lho pa. Di, di tengah keruwetan masih juga mencoba mbikin ibunya senyum,” jawab bu Rarah sambil menyodorkan telpon genggamnya pada sang suami. Kini giliran pak Pur yang tersenyum. Potongan-potongan obrolannya waktu Diandra kecil dan remaja tiba-tiba kembali menjelma. “Nduk, bunga-bunga ini namanya sama, Bakung. Hampir semuanya cantik-cantik,” ucap pak Pur pada Diandra kecil.
911 viewsOn holdIdinagdag sa Library 31 Beses bilang lirik supermarket flowers
Read
+Library
BAYANGAN DARAH SIREGAR

BAYANGAN DARAH SIREGAR

“Capek. Tapi senang. Ini bukan beban, ini hidup gue.” Raline mengangguk, lalu mengeluarkan satu map berisi cetakan hasil evaluasi konsumen. “Ini hasil survei pelanggan pertama. Mereka minta varian baru: tanaman bunga pengusir nyamuk.” Rafi membaca cepat. “Bunga lavender dan zodia ya... oke. Kita coba tanam minggu depan.” ---
805 viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang lirik supermarket flowers
Read
+Library
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Yazid pun segera menanda tangani semua berkas-berkas itu. Melati datang membawa nampan dengan secangkir teh hangat di atasnya. Ilham, Rahmat dan lainnya sedang asik bercengkrama. Mereka tidak terlihat seperti orang yang baru kenal. Tidak ada rasa canggung satu sama lain. Memang Ilham adalah orang yang sangat super dan memiliki kemampuan bergaul yang luar biasa. Penampilannya yang rapi, wajahnya yang tampan serta kata-katanya yang sopan membuatnya di suakai oleh siapa pun. bahkan oleh orang- orang yang baru mengenalnya sekalipun.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 67 Beses bilang lirik supermarket flowers
Read
+Library
LILY

LILY

Sekuat itu pengaruh Bara padanya. Kedua insan itu kini telah sampai di apartemen. Lily sejak tadi diam dan bingung harus berkata apa. Padahal sekarang mereka sudah berada di depan pintu apartemen Lily. “Aku masuk dulu Kak, terima kasih makan malamnya,” ucap Lily sambil membuka apartemennya dengan kartu akses miliknya. Bara menarik pergelangan tangan Lily saat pintu apartemen terbuka.
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 143 Beses bilang lirik supermarket flowers
Read
+Library
Pemuas Hasrat Sang Presdir

Pemuas Hasrat Sang Presdir

tanya Bumi dengan suara seraknya, masih berdekap dengan afterglow yang menyenangkan. Gilea tidak langsung menjawab. Matanya terpaku pada sebuah titik di seberang jalan. Sebuah toko bunga kecil, terselip di antara minimarket dan warung kopi. Neon sign berbentuk bunga tulip berwarna pink menyala redup, memancarkan kehangatan yang polos di tengah malam yang dingin. Jendela kacanya dipenuhi dengan rangkaian bunga-bunga segar yang sederhana.
1037.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang lirik supermarket flowers
Read
+Library
Jerat Cinta Masa Lalu

Jerat Cinta Masa Lalu

Maka tak heran ketika penjaga toko itu menyebutkan bunga Lily Laura tersenyum menanggapi pertanyaan perempuan di depannya. “Gak, Mba. Kali ini saya mau pesan buket bunga mawar merah ya mba. Saya mau 10 tangkai saja. Rencana akan saya ambil besok sore sekitar jam segini, bisa?” “oh, bisa mba. Sebentar ya, saya catat dulu pesanannya.”
5.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 172 Beses bilang lirik supermarket flowers
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status