Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cincin Keramat: Semakin Berdosa, Semakin Perkasa

Cincin Keramat: Semakin Berdosa, Semakin Perkasa

Hanya saja, kekuatan itu datang bersamaan dengan sesuatu yang gelap. Bisikan itu di kepalanya kembali. [Ding] **Karma Hitam : 20 “Gunakan aku… dan ambil semua yang kamu mau.” [Ding] Yoga mengepalkan tangannya kuat, mencoba meredam segala sesuatu yang terasa gelap.
10800 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lirik tangan tangan hitam
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

ujar Hasta, suaranya terdengar berat seperti dipaksa oleh banyak mulut, "...tidak ada tempat di dunia ini untuk orang lemah yang berpegang pada cahaya." "Dan aku sudah bersumpah," balas Rangga, "Bahwa aku takkan membiarkan ilmu hitam menelan dunia ini." Hasta mengangkat tangan kirinya. Asap hitam menyembur dari sela-sela jarinya. Dalam sekejap, asap itu berubah menjadi lidah api hitam pekat, menyambar seperti ular neraka. "WUUUSSH!"
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai lirik tangan tangan hitam
Baca
+Pustaka
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

Kata-kata yang dilantunkan menusuk telinga: “Larung… darah suci… larung… darah murni…” Bersamaan dengan itu, tanah di sekitar batu mulai merekah. Dari celah tanah itu, tangan-tangan hitam kurus mencuat keluar, meraih apa saja yang bisa dijangkau. Pemuda bernama Raden menjerit ketika salah satu tangan mencengkeram kakinya. “Lepaskan aku! Mas Artha, tolong!”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai lirik tangan tangan hitam
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Jari-jari hitam menulis dengan darah: Sebutkan namanya. Kalau tidak, dia akan benar-benar mati. Naira terhuyung. “Dia sudah…?” Bibirnya tak mampu menyelesaikan kalimat. Tiba-tiba, dari celah papan lantai, tangan-tangan kecil muncul, pucat, penuh kuku hitam. Mereka meraih pergelangan kaki Naira. Suara lirih terdengar, seperti anak kecil yang memanggil, “Ibu… ibu…”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai lirik tangan tangan hitam
Baca
+Pustaka
Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Napasnya berat, tapi matanya tetap terbuka, memancarkan ketakutan dan kebencian. “Langit telah menutup jalannya bagi manusia biasa. Maka kita buka sendiri jalan baru itu!” kata Pemimpin Naga Hitam. Energi hitam mulai berputar, membentuk pusaran di udara. Cahaya merah kehitaman keluar dari lantai dan langsung menyelimuti ruangan. Selir Ibu berbisik pelan, suaranya nyaris tidak terdengar. “Mulailah. Saatnya menulis ulang takdir yang salah.”
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai lirik tangan tangan hitam
Baca
+Pustaka
Cucu Kegelapan

Cucu Kegelapan

Wahai, Sang Putri Bizura dari Kematian Awalmu telah merusak tatanan Lahirmu adalah Kegelapan Akarmu begitu mengerikan Sang Penerang akan menghitam Sang Pendengar jadi pendiam Sang Pengkhianat tak tenggelam Dan cahaya berubah kelam Wahai, Keturunan Sang Kebencian, Penggenggam Kematian Aku bernyanyi dengan segan Sempatlah ingat sebuah slogan "Dendam haruslah terbalaskan" Venus berdeguk, tak begitu paham dengan arti dari lirik-lirik tadi. Lalu, tanpa aba-aba, Nyanyian Kenya kembali memekik, tanpa jeda. Venus menggerung lagi. Matanya berkunang-kunang. Sejuta tawon tengah mendengung di dalam telinganya.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai lirik tangan tangan hitam
Baca
+Pustaka
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Dia benar-benar tidak punya gairah untuk melawan sepotong tangan saja. "Siap!" Si Anjing Hitam menjulurkan lidahnya dan melompat, tepat menangkap tangan itu dengan mulutnya. "Apa!? Tidak!" Bayangan itu murka. "Apa yang kau lakukan!?" "Daging dan darah orang kuat adalah obat suplemen yang luar biasa!" Si Anjing Hitam meneteskan air liur. Firasat buruk melintas di hati Tetua Wang.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai lirik tangan tangan hitam
Baca
+Pustaka
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Hatimu tempat berlindungku (tempat untuk berlindung) Dari keheningan malamku (keheningan malamku) Tuhanku merestui itu (Tuhan 'kan merestui) Dijadikan kau pasanganku (dijadikan kau pasanganku) Engkaulah (akulah) bidadari surgaku (bidadari surgamu) Di dekat jendela seorang pria bernampilan segar, dengan tshir hitam dan sarung yang melingkar di pinggangnya. Rambut basah yang membuatnya terlihat lebih maskulin. Mana ada wanita tak jatuh hati ketika melihatnya?
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897 kali sebagai lirik tangan tangan hitam
Baca
+Pustaka
Hadirmu Menghancurkanku

Hadirmu Menghancurkanku

Lia menautkan kedua tangannya dan memohon ampun. "Tidak ada lagi maaf untukmu, nyawamu pun tidak bisa membayar semua kejahatan yang kamu lakukan" Kamu harus lebih menderita" Lia sangat ketakutan melihat Sandi yang terlihat sangat marah.. (Bersambung....)
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai lirik tangan tangan hitam
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Pendekar Terbuang

Bangkitnya Pendekar Terbuang

“…maka satu perguruan bisa hancur!” Namun tiba-tiba saja. Klanggg! Sebuah pedang berhasil menembus lantai di antara Jaya dan Arya, lalu dari bawah tanah itu muncul sebuah tangan berwarna hitam. Sontak Jaya langsung mundur. “Apa itu?” Arya langsung terlihat pucat. “Jangan biarkan tangan itu menyentuhmu!” Tangan hitam bergerak cepat menuju Jaya, untungnya Jaya berhasil menebasnya dengan cepat.
365 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai lirik tangan tangan hitam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status