Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dipoligami Karna Tak Kunjung Hamil

Dipoligami Karna Tak Kunjung Hamil

Jawab Ayana dengan yakin. "Alhamdulillah, semoga ya, sayang. Ya sudah, kita istirahat yuk. Sudah malam!" Fahmi mengajak Ayana untuk segera beristirahat. Keduanya terlelap sembari berpelukan. Ayana dan Fahmi istirahat lebih awal, karena mereka harus bangun lebih awal karena besok pagi akan pergi ke kota Madinah. *** "Ustadz, barang-barang diletakkan dimana ya, Ustadz?" Tanya Kamal kepada Zidan.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai lirik yamimnah wal madinah
Baca
+Pustaka
Nafkah Batin Suamiku

Nafkah Batin Suamiku

"Biarkan dia pergi bersama ibunya yang jalang." Angin berhembus terasa panas. Lapat aku mendengar suara azan di mesjid terdekat rumah Mama. Hatiku berdesir, saat Muazin mengumandangkan lafal Hayya 'Alal falaah yang artinya mengajak pada kebahagiaan. Air mataku rasanya kembali ingin merembes.
1040.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai lirik yamimnah wal madinah
Baca
+Pustaka
From Mecca With Love

From Mecca With Love

Chitthi taaron mein bhi mera tu salaam rakhna (Baiklah, sekarang waktunya aku untuk pergi Ingatlah aku dalam doamu, Sebutlah namaku dalam ucapanmu, Jagalah kebaikanku di dalam hatimu, Simpanlah salamku dalam surat-suratmu) Andhera tera, maine le liya ujjlaa sitara tere naam kiya Channa mereya mereya Channa mereya mereya Channa mereya mereya Beliya o piya piya o piya (Kan kubawa kegelapanmu dan menamai bintang gemerlapku atas namamu Bulanku, sayangku, cintaku Bulanku, sayangku, cintaku Bulanku, sayangku, cintaku Sayangku, cintaku) ~Channa Mereya (Ost. Ae Dil Hai Mushkil)
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai lirik yamimnah wal madinah
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Jadi Madu

Diam-Diam Jadi Madu

Beginikah rasanya serumah dengan madu! "Assalamua'laikum," Aku memgucapkan salam sembari mengetuk pintu. "Waalaikum salam," Terdengar sahutan Tia dari dalam. "Meg, kamu jalan kaki, harusnya telpon aku biar aku jemput," ucap Tia penuh khawatiran. "Enggak kok, Tia, aku naik taxi tadi. Baru pergi tu, taxinya," ucapku menunjuk jalan
1012.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 467 kali sebagai lirik yamimnah wal madinah
Baca
+Pustaka
GADIS YANG TERJAMAH

GADIS YANG TERJAMAH

Lyan membasuh wajahnya dengan air wudhu yang terasa dingin di wajahnya. Banyak konsumen mengambil pakaian mereka yang telah dicuci membuat mbak Susi sibuk. Tak ingin mengganggu, Lyan mengambil mukena dan sajadah mbak Susi dan melaksanakan shalat empat rakaat. Sebagian bacaan shalat masih diingatnya, sebagian lupa. Setelah selesai melaksanakan shalat empat rakaat, Lyan memanjatkan doa. Doa untuk kedua orang tuanya yang telah tiada. Nenek tercinta, apa kabar di ujung sana. Lyan menangisi orang tuanya yang kini telah berpisah alam dengannya. Lalu Lyan teringat lagi pada Zahra, putri kecilnya dulu. Derai air mata tak lagi tertahan, mengalir begitu deras hingga isakan tangisnya mengalihkan perhat
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai lirik yamimnah wal madinah
Baca
+Pustaka
Rahim untuk Anakku

Rahim untuk Anakku

Ada rindu yang aku hirup dalam petang teramat redup bercampur rasa takut beraduk sejuta kalut ***** “Ya udah, ngapain lo di sini? Pulang aja. Kan gue yang pengen makan mie. Udah deh, jangan ribet. Besok kita kontakan lagi ya. Bye. My second love.” Lady membisikkan kalimat terakhir dengan lembut di telinga Broto. Ia berlalu sembari melambaikan tangan.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai lirik yamimnah wal madinah
Baca
+Pustaka
Konspirasi Cinta Pertama

Konspirasi Cinta Pertama

Lengkap dengan sambal mentah dan lalapan daun kemanginya. Melaju kembali karena lantunan Ayat-ayat Suci Al-quran, telah menggema di mana-mana ... pertanda Maghrib akan segera tiba. "Assalamualaikum!" "Waalaikumussalaam ...!" sahut Mama Ina yang membuka pintu dengan wajah aneh. "Ayub ngambek, dari tadi nyariin kalian berdua," bisiknya yang membuat Karina dan Kayra serempak menatap ke dalam rumah.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai lirik yamimnah wal madinah
Baca
+Pustaka
Yang Kalian Hina Miskin

Yang Kalian Hina Miskin

“Ayah kejam! Kejaammm!” Yasmin menangis tersedu-sedu. Dia tak pernah menyangka, awal yang diberi restu meski sudah memohon-mohon, dia pikir semuanya akan beres dan baik-baik saja. Nyatanya … ***
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai lirik yamimnah wal madinah
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Semua mata tertuju padanya, suara tepukan nyaring mengoyak telinganya. Andre tak sengaja berpapasan dengan Alina, yang sangat cantik dan mempesona menggunakan gaun putih selutut dengan rambut disanggul menyisakan anak rambutnya yang tergerai. Alina kembali mual dan segera berlari meninggalkan acara, yang disusul oleh Cindy. Sementara Justin tampak asik bercengkrama dengan beberapa kolega. Melihat hal ini, Andre ingin segera menyusulnya namun Ruby menahannya. "Kau harus ingat satu hal Andre, Group Hamilton sedang di ambang kehancuran," Ruby berbisik penuh penekanan. Sementara Alina muntah, dengan tubuh yang mulai terasa lemas penglihatan mulai kosong, apalagi saat lampu kamar mandi mati. Pint
832 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai lirik yamimnah wal madinah
Baca
+Pustaka
Kupinang Sahabatku Menjadi Maduku

Kupinang Sahabatku Menjadi Maduku

pamit Amira. "Hati-hati di jalan ya ... Zahra!" ucap Bu Rima pada Amira. Amira mengangguk, kemudian melambaikan tangan pada putranya. Wajah wanita itu langsung berubah muram begitu ia meninggalkan rumah. Amira mulai teringat kembali dengan kehidupannya di masa lalu sebagai Amira. Mendadak hati wanita itu terasa sakit setiap kali ia mengingat nama Amira.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai lirik yamimnah wal madinah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status