Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dream On

Dream On

Merlia menyanyikan lagu lembut pengantar tidur untuk si Edo. Andaikan waktu bisa kembali Andaikan kenangan itu tak pernah ada Semua pasti berubah Tak seperti ini Tidurlah yang nyenyak Lupakan masalahmu Tidurlah yang nyenyak Lupakan masa lalu Esok berjanjilah untuk lebih baik Esok berjanjilah untuk terus maju
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai living the dream
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Nina tahu itu, tapi ia membenci Kafta sebesar ia mencintai laki-laki itu. Entah seperti apa rencana Tuhan, tapi bagi Nina semua mimpi ini menyiksanya. Memang indah terasa, hanya saja untuk bila tak pernah bisa terwujud. Mengembuskan napas lelah, Nina meninggalkan tempat tidurnya untuk mandi. Janjinya pada Livia Sari, ibunya tercinta, harus ditepati. Pagi ini ia akan pulang ke rumah setelah Lima tahun lamanya tak pernah menginjakan kakinya di sana lagi.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai living the dream
Baca
+Pustaka
Ranjang Kehidupan

Ranjang Kehidupan

Sepulang kerja, pukul sebelas malam, Rania melamun di depan rumahnya, berpikir tentang alur kehidupan Tuhan yang diberikan kepadanya. “Tuhan, aku harus bagaimana lagi?” Rania mengeluh, lenguhan panjang selanjutnya terdengar dari gerak bibirnya, napasnya terasa berat setiap kali ia menarik dan mengeluarkannya. “Kakak, belum tidur?” Tiba-tiba Asya keluar dari dalam dan membuyarkan lamunan Rania. “Belum, Dek! Kamu belum tidur?” “Sudah, banyak nyamuk, jadi bangun lagi, deh!” ujar Asya memamerkan gigi rapinya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai living the dream
Baca
+Pustaka
Live With 4 Stepbrothers

Live With 4 Stepbrothers

Lagipula, tidak mungkin kan dia mengajakku ke tempat yang tidak-tidak? Begitu sampai di dalam ruangan aku terkejut karena dugaanku ternyata salah. Ternyata, ini adalah sebuah kafe yang sedang mengadakan live music. Aku terpaku kala melihat sebuah band tengah memainkan musik yang menghentak-hentak dengan lampu yang gemerlap. “Gimana? Gue nggak bohong, kan?” Carel menyenggol lenganku, aku hanya tersipu malu.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai living the dream
Baca
+Pustaka
Petualangan Hidup

Petualangan Hidup

Saya yakin bahwa tidur tidak akan mungkin, tetapi saya berpikir kami memang butuh tidur dan melupakan semua yang kami pikirkan. Akhirnya saya terpeleset ke sesuatu yang saya tahu itu adalah mimpi. Rudi dan saya sedang berenang di pantai. Di sanalah tempat Hari pernah melihat anak laki-laki itu hampir tenggelam. Dalam mimpiku, kami berada di air yang dalam, berenang dengan malas, dengan terik matahari bulan Juli yang panas di langit. Dari belakang kami terdengar tangisan dan teriakan serta tawa. Di pantai berpasir, orang-orang berbaring telungkup di atas matras, dan anak-anak kecil bermain dengan ember plastik di tepi air atau duduk dengan gembira menuangkan pasir ke rambut mereka. Remaja mem
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai living the dream
Baca
+Pustaka
Love in The Dream (Bahasa Indonesia)

Love in The Dream (Bahasa Indonesia)

Brandon sudah seperti orang gila saja saat mengingat mimpi-mimpi itu, Mimpi yang sepertinya tak lama lagi akan menjadi kenyataan. Tak lama Brandon akhirnya sampai di Apartemennya. Apartemen yang di belinya tiga tahun yang lalu. Di beli karena Angel... lagi-lagi Brandon tersenyum dan menggelengkan kepalanya saat mengingat fantasinya bersama dengan Wanita yang selalu di impikannya tersebut.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai living the dream
Baca
+Pustaka
Live with the CEO

Live with the CEO

"Bukankah terlalu nyata menganggap semuanya mimpi? Apakah pencapaianmu juga termasuk? Haha, senang mendengarmu mengakui itu." "Tidak, justru sekarang adalah hidupku yang sesungguhnya." "Aku tidak peduli. Lepaskan," suruh Elina baik-baik. "Kau itu sama sepertiku! Jangan munafik!" "Dari sudut mana? Kita sangat berbeda! Jangan menyamakan sifat kotormu dengan aku yang berusaha menjadi orang baik. Itu tidak pantas diucapkan, tahu tidak!"
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai living the dream
Baca
+Pustaka
Love life hope

Love life hope

"Makan seperti biasa. Tapi seriusan Nana, kau bisa memegang kata-kataku." Nana mencibir kalimat Sandy, tidak percaya dengan kalimat bucin yang baru saja dia katakan. "Jadi, kau ingin aku melamarmu?" Tanya Sandy lagi setelah beberapa saat tanpa suara sama sekali. "Yang benar saja? Aku masih mau sekolah, mau kuliah, kerja. Perjalanan kita masih panjang."
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai living the dream
Baca
+Pustaka
Mengejar Impian

Mengejar Impian

Sambil berlalu ke kamarnya. Abdullah merebahkan dirinya di atas kasur dan melihat ke sekeliling kamarnya, dia melihat sebuah kertas yang ia tempel di dinding kamarnya, ia tatap tulisan yang berada di kertas tersebut, tulisan yang berisi semua impiannya, mulai dari masuk SMA favorit, Kuliah di Universitas ternama di Indonesia, Pengusaha Sukses, Membeli Rumah, Membeli Kendaraan mewah, Pergi ke Mekkah, Keliling Dunia dan sebagainya. Krek,,, krek,, srrt,, srrt (suara menyobek kertas)
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai living the dream
Baca
+Pustaka
Dream come true

Dream come true

Dia memutuskan pergi dari kehidupan Andrew bersama putra mereka. ---- Mau lanjut membaca? Silahkan cari dream come true after marriage. Terima kasih telah mampir membaca karya ViviCynthia ViCy. ------
9.53.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai living the dream
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status