Ibu Susu Polos Pak Boss
Hanya raungan knalpot mereka yang tersisa, bergema di tengah hiruk pikuk lalu lintas.
Leo terengah, napasnya patah-patah. “Geng motor itu… mereka… pasti suruhan dia.” Kening Leo berkerut. Sekilas tadi, ia sempat menangkap stiker di bodi motor yang mirip dengan geng motor Jax.
Tatapannya jatuh ke pangkuan. Lipatan kertas itu diam, tapi seolah menantangnya untuk dibuka.
“Kalau cuma mau ngelempar kertas, ngapain pake kebut-kebutan segala… bedebah!” desis Leo, rahangnya mengeras.