Cinta Berbalut Dendam
“Dari pengamatan batinku, daerah itu masuk pedalaman Kalimantan, jalan menuju ke sana agak rusak dan mungkin saja kalau menggunakan mobil biasa tak akan tembus. Kamu mesti menggunakan mobil double gardan!”
Kakek Zainul lalu mencoret-coret semacam peta atau petunjuk di sebuah kertas yang sudah Radin siapkan, setelah itu ada titik tertentu yang di sebut Kakek Zainul sebuah kampung kecil.
“Disinilah agaknya sang dukun itu bertempat tinggal, namun saya tak tahu siapa namanya, ciri-cirinya kurus tinggi, wajahnya khas dari suku di sana. Umurnya kira-kira 60 tahunan dan kerjaannya memang suka menyantet orang, sesuai dengan order yang dia terima!”