Sang Maharaja yang Terlupa
"Kita tidak bisa melawan besi dengan daging, dan kita tidak bisa memadamkan api dengan amarah. Ki Darmaji, apakah lorong yang kau ceritakan semalam benar-benar ada?"
Ki Darmaji, nahkoda tua yang kulitnya telah diuji oleh garam dan matahari, mengangguk mantap. "Benar, Gusti. Di balik dinding batu di ujung gua ini, terdapat celah sempit yang tertutup oleh lumut dan akar-akar purba. Celah itu menuju ke Lorong Akar Purba, sebuah sungai bawah tanah yang mengalir membelah perut bumi hingga ke lembah di seberang gunung. Airnya setinggi pinggang orang dewasa, dan arusnya deras. Hanya mereka yang berani mati yang akan memasuki lorong itu, karena di dalamnya tidak ada cahaya matahari, hanya kegelapan
Bab Populer