Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Exit

Exit

Malu rasanya. “Kamu gapapa, Lin?” April menyentuh jidatku dengan punggung tangannya seperti memeriksa suhu tubuh, nada suaranya khawatir. “Eh.” Aku mendongakkan kepala, menatap April bingung. “Kak Olin kayaknya sakit, deh, Kak.” Laura menyahuti, ikut khawatir. “Sakit apa?” “Mungkin Kak Olin pusing karena habis baca buku bahasa Inggris, Kak. Biasanya begitu,” jelas Laura sok tahu—meski sebenarnya memang tadi aku begitu.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as lose
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Dan ia pun duduk di depan gadis itu. "Minum dulu," tawar Reno sambil mendorong segelas Mojito dalam gelas Collins yang terlihat begitu menyegarkan. Potongan lemon dan mintnya meyakinkan Alisya bahwa itu adalah minuman yang ia inginkan di siang yang terik ini. Alisya pun meneguknya tanpa sungkan. Selama mereka makan, Reno terus saja menggenggam tangan Alisya. Ia tidak melepaskannya sama sekali.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as lose
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Kasihan juga melihat Jordan yang murung karena tak di ingat olehnya. Malam telah tiba, Violet kini berbalut piyama hitam tengah duduk di meja belajarnya sambil bermain hp. Ada notifikasi chat masuk dengan nomor yang tak di ketahui, pesan berikutnya sang pengirim memberitahukan namanya. Karena malas membalas, Violet langsung menekan tombol berbentuk telepon. Sedangkan Jordan yang berada di seberang sana, langsung terkena serangan jantung mendadak karena telpon dari Violet. "Astaga bisa mati kena serangan jantung gue nih."
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as lose
Read
+Library
ZOE

ZOE

Thomas mengangguk kecil, mengizinkan kebersamaan kami diinterupsi. "Zoe," nada Sora terdengar khawatir, "J-jack." "Jack? Kenapa? Ada apa? Sora!" "Syncope! (istilah medis untuk pingsan) Tapi jangan khawatir ia sedang diperiksa Ky-" Mataku terbelalak. Ponsel ditanganku jatuh lunglai ke tanah. Air mata yang belum kering kini kembali mengalir. Ketakutan kehilangan untuk kesekian kalinya menjamah tubuhku.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 218 Times as lose
Read
+Library
Why

Why

tanya Jaden setelah tersadar dari lamunannya. "Saya tidak apa-apa, dan juga tidak membutuhkan apa-apa. Hanya saja, saya ingin Dokter menjawab, apakah jawaban saya benar tadi. Kalau saat ini adalah bulan Oktober?" jawab Aina menenangkan kepanikan Jaden. "Jawaban Nona salah, karena saat ini adalah bulan Januari. Sepertinya Nona mengalami amnesia, atau lupa ingatan beberapa bulan kebelakang," jelas Jaden, berharap Aina tidak lebih terpukul lagi.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 542 Times as lose
Read
+Library
Broken

Broken

Ia merasa sangat senang, karena ia telah maju selangkah untuk membuat Reina tak bahagia. “Harusnya dia gak usah ngenalin ke aku cowok itu. Kalau ujung-ujungnya mau nikung aku. Dan ini adalah sebuah kesalahan yang gak bisa aku toleransi.” Air mata Ami yang menetas tak hanya air mata kesedihan. Namun ada kekecewaan pada putri semata wayangnya, saat mendengar semua perkataan Rein. “Jadi udah jelas banget, ya. Kalau gitu aku pamit dari sini, dan semoga kita ketemu lagi. Bye,” ujar Rein dan segera meninggalkan kedua ibu dan anak gadis itu.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as lose
Read
+Library
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Sedih. 🪭 🪭 🪭
10438.4K viewsCompletedAdded to Library 13.6K Times as lose
Read
+Library
Obsesi

Obsesi

Nama: Kaizen Bramasta Username: Golden Irish Senjata: keping senjata 10x Kartu: 0 Benda terkutuk: 0 Poin bertahan hidup: 100 Skill: Pengunci jiwa Kemampuan: D. Terlemah dari yang terlemah Komentar: Gadis sampah yang murahan. Bisa bertemu dan bernegosiasi dengan sang Mata adalah hal terbaik yang pernah kau lakukan dalam hidupmu, jadi berlutut dan nyanyikan pujian untukku, sialan!
104.7K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as lose
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status