ABNORMAL
Sungguh hendrata hanya bisa memejamkan mata sambil terus menghujam tubuh Liliana.
Sayangnya kenikmatan yang hendrata rasakan tidak bisa di rasakan oleh Liliana. Hendarata tidak melihat bahwa gadis yang di bawahnya merasa kesakitan. Benar sekali Liliana merintih kesakitan saat ini, tetapi karena hendrata memejamkan mata, dan suasana gelap jadi dia pikir Liliana mendesah merasakan kenikmatan juga, padahal Liliana merintih merasakan rasa sakit pada tubuhnya, ketika hujaman demi hujaman handrata semakin menusuk masuk pada tubuhnya. Sakit dan sangat sakit. Tidak ada sedikitpun kenikmatan yang Liliana rasakan saat itu. Liliana kembali menangis dengan pilu. Tubunya benar-benar tidak normal.
Hot Chapters