Penyesalanku
Iya, memang aku cemburu nggak rela Uma menikah dengan orang lain, aku mencintai Uma, aku menyesal sudah menelantarkan mereka.
"Pokonya ya, kalau sudah sembuh nanti, kamu harus minta maaf, nggak usah gengsi, nggak usah malu," ucap Mbak Yeni lagi.
"Iya Mbak," lirihku.
* * * * * *
Sudah seminggu aku istrahat di rumah, lukaku sudah mengering, lebam di wajahku sudah memudar. Tapi aku belum punya nyali untuk menemui Uma dan Prabu. Aku malu.
Hot Chapters