Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu
[ Yura, bagaimana dengan pekerjaan di luar negeri?
[ Yura: Ayah, kamu nggak usah khawatirin aku. Aku baik-baik saja. ]
[ Cooper: Baguslah kalau begitu. Kalau ada apa-apa, kamu bisa bicarakan sama Ayah. ]
Ketika membaca pesan berisi perhatian dari ayahnya, hati Yura terasa sangat hangat. Seorang penerjemah wanita berjalan ke dalam pantri, dia pun menyapa Yura dengan tersenyum, lalu berjalan ke samping untuk menyeduh kopi. Dia pun mengajak Yura mengobrol bagai sedang mengobrol dengan rekan kerja biasa saja. “Bagaimana dengan prospek kerja penerjemah di Negara Fenderi?”
الفصول الرائجة